OIKN Bangun Embung untuk Perkuat Ketahanan Lingkungan

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah orang menebarkan benih ikan di salah satu badan air di KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Antara/Nyaman Bagus P)

Sejumlah orang menebarkan benih ikan di salah satu badan air di KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Antara/Nyaman Bagus P)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim dengan membangun embung dan kolam retensi di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) calon ibu kota Indonesia itu di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim.

“24 badan air (embung dan kolam retensi) dibangun di IKN dengan total kapasitas dia juta meter kubik, menambahi dua juta meter kubik dari 30 embung yang sudah ada saat ini,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya mengenai pembangunan IKN di Penajam, Minggu (30/11/2025).

Embung dan kolam retensi memiliki fungsi strategis dalam menopang konsep pengelolaan sumber daya air yang mewajibkan setiap bangunan tidak boleh menambah debit air limpasan ke sistem saluran drainase atau sungai (zero delta q)

Selain itu, katanya, konsep pengelolaan air perkotaan yang inovatif dengan meniru siklus air alami, untuk menyerap, menyimpan, dan mengelola air hujan atau kota spon (sponge city) yang diusung IKN.

Infrastruktur embung dan kolam retensi, katanya, dirancang untuk menahan, menyerap, dan mengendalikan aliran air permukaan sehingga mengurangi risiko limpasan air yang berlebihan dan menjaga keseimbangan hidrologis kawasan.

“Jadi pembangunan itu mendukung sistem konservasi air berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim,” kata Basuki mengutip AntaraNews, Minggu (30/11/2025).

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Embung dan kolam retensi menjadi bagian penting dalam membangun infrastruktur dasar IKN yang aman, resilien, adaptif serta berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah terhadap estetika dan kualitas ruang di KIPP IKN.

“Embung dan kolam retensi memperindah lanskap kota, menciptakan ruang terbuka hijau yang memperkaya karakter IKN sebagai ibu kota yang hijau,” katanya.

Ia menjelaskan manfaat air embung dan kolam retensi sebagai cadangan air baku sekunder yang dapat digunakan penyiraman taman dan kebutuhan insidental, seperti pemadaman kebakaran.

Selain itu, menurunkan suhu udara di kawasan IKN dengan fungsi pengendalian banjir skala mikro dan makro.

Pembangunan embung dan kolam retensi dilakukan PT Bumi Karsa, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya, yang telah menandatangani kontrak kerja sama pembangunan infrastruktur tersebut, demikian Basuki Hadimuljono. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca