OPTIMALISASI Lahan 13.973 Ha Wujudkan Swasembada Pangan

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisya Yana. (Foto: ANTARA/ M Ghofar)

Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisya Yana. (Foto: ANTARA/ M Ghofar)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini melakukan Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 13.973 hektare untuk mewujudkan swasembada pangan baik untuk pemenuhan lokal maupun nasional.

Kegiatan ini merupakan program nasional yang melibatkan enam kabupaten/kota dengan total 70 Brigade Pangan (BP) yang terlibat, sementara kegiatannya sedang berjalan tahun ini.

“Program Oplah dilaksanakan di lokasi terpilih, yakni lokasi yang telah dimuat dalam dokumen Survei Investigasi Desain Optimasi Lahan Rawa,” ujar Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana di Samarinda, Rabu (11/6/2025).

Sebanyak enam daerah di Kaltim yang mendapat program Oplah itu adalah di Kabupaten Kutai Kartanegara seluas 2.392 hektare (ha) dengan 12 BP, Kabupaten Berau seluas 895 ha dengan melibatkan lima BP.

Kabupaten Kutai Timur seluas 1.200 ha dengan enam BP, Kota Samarinda seluas 440 ha dengan dua BP, Kabupaten Penajam Paser Utara seluas 5.896 ha dengan 29 BP, dan Kabupaten Paser seluas 3.150 ha dengan 16 BP yang dilibatkan.

Ia melanjutkan, lokasi kegiatan dalam program Oplah ini merupakan lahan pertanian yang berada pada tipologi lahan rawa, baik rawa pasang surut maupun rawa lebak, diutamakan pada lahan yang memiliki Indeks Pertanaman kurang dari 200.

Baca Juga :   KEMAJUAN Pengerjaan Masjid Negara IKN Capai 60 Persen

Kemudian tersedia sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk budi daya pertanian di lahan rawa, status lahan clear dan clean, tidak masuk kawasan hutan, kawasan hak guna usaha (HGU), moratorium pengembangan lahan gambut, dan tidak dalam sengketa.

Lantas lokasinya tidak sedang atau direncanakan (dalam tahun yang sama) menerima kegiatan sejenis dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, yakni dibuktikan dengan pernyataan dinas atau satker di masing-masing kabupaten/kota.

“Kemudian lokasi oplah harus dilengkapi dengan poligon shapefile (shp) sesuai dengan luasan lahan yang akan dilaksanakan kegiatan peningkatan produksi pertanian ini,” tutur Yana dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Sedangkan untuk petani yang terlibat, lanjutnya, merupakan petani yang aktif berusaha tani dan tergabung dalam kelompok tani atau gabungan kelompok tani atau yang sejenisnya.

“Kemudian kelompok tani tersebut menyatakan sanggup melaksanakan kegiatan dan ketentuan dalam petunjuk teknis dan ketentuan lainnya,” kata Yana lagi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
PEMBANGUNAN IKN Diarahkan ke Sembilan Wilayah Perencanaan
AKP DEKY Diperiksa dan Resmi Dipecat! Diduga Jadi Beking-Terima Dana dari Jaringan Narkoba
AKP BONAR Terancam Dipecat! Terlibat Jaringan Peredaran Narkotika
OIKN Berikan Payung Hukum Masyarakat Adat Jaga Kearifan Lokal IKN
OIKN Ambil Langkah Tegas Penegakan Hukum Pengrusakan Hutan
PEGUNUNGAN Liangpran, Satu Puncak Tertinggi di Kalimantan
SANGKULIRANG-MANGKALIHAT Dipersiapkan jadi Geopark Dunia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca