PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah calon haji Indonesia mulai berdatangan di Arafah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji, Senin (25/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jemaah calon haji Indonesia mulai berdatangan di Arafah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji, Senin (25/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

SuarIndonesia — Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menyiagakan pos kesehatan saat puncak haji, utamanya di Arafah dan Mina, demi memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal.

“Kami menyiagakan masing-masing satu pos kesehatan Indonesia di Arafah dan di Mina untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal selama fase Armuzna,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf, di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Maria menjelaskan sebanyak 657 petugas Satgas Arafah telah ditempatkan di berbagai titik layanan untuk mendukung kelancaran operasional.

Mereka terdiri dari petugas adhoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi, dan unsur layanan lainnya yang akan memastikan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah berjalan maksimal.

Maria mengajak jemaah untuk saling peduli dan saling membantu antar satu sama lain selama menjalani puncak ibadah haji.

“Jika melihat jemaah yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, mohon segera dibantu dan dilaporkan kepada petugas terdekat,” kata dia.

Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan jamaah calon haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah pada Senin (25/5/2026), bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah, untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji.

Kemenhaj melaporkan pergerakan jemaah menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

jemaah diimbau agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan, tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman.

Jemaah diimbau jaga kesehatan saat bergerak ke Arafah

Sementara itu, dilansir dari Antara, Kemenhaj menyampaikan jemaah calon haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah pada Senin (25/5/2026), bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah, untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak
Jemaah calon haji Indonesia secara bertahap tiba di Arafah pada Senin (25/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

“Memasuki hari ke-34 operasional penyelenggaraan ibadah haji, hari ini jamaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah secara bertahap untuk menjalani puncak ibadah haji. Ini adalah fase yang sangat penting dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan seluruh jamaah,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Maria menjelaskan pergerakan jamaah menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

Pemerintah mengimbau jemaah agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan, tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman.

Selain kesiapan teknis, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kepatuhan terhadap ketentuan ihram selama menjalani rangkaian ibadah.

“Bagi jamaah laki-laki, kami ingatkan agar tidak memakai pakaian berjahit yang membentuk anggota badan, tidak menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta tidak menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit,” kata Maria. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18