AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tragis dan sadis aksi pria berinisial WE (37) yang tega habisi bocah lelaki berusia lima tahun, tak lain ponakannya sendiri, yakni menebas leher dengan senjata tajam hingga turut jadi sasaran ibu korban NR (36) juga seorang warga berinisial BR (50) akibatkan luka parah

Peristiwa di Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalsel pada Senin (25/5/2026). Usai melakukan aksi keji, pelaku WE melarikan diri dan masih dibutu anggota gabungan TNI-Polri bersama warga setempat

“Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa ini juga melukai ibu korban dan seorang warga lainnya sebelum akhirnya melarikan dirim” kata ​Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo.

Kejadian bermula saat korban yang baru bangun tidur keluar ke teras rumah untuk buang air kecil, tiba-tiba pelaku langsung menarik korban ke jalan sambil membawa senjata tajam jenis golok.“Ibu korban, yang melihat kejadian tersebut langsung histeris dan mencoba merebut parang dari tangan pelaku. Naas, upayanya gagal dan ia justru mengalami luka robek di tangan kanan,” tambah Iptu Heri Siswoyo.

Baca Juga :   DIBEDAH BRIN dan BPBD Balangan Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN

Pelaku tambah brigas langsung menebas leher korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan BR yang kebetulan melintas mengali luka bacok di kepala. Tak hanya di situ, pelaku sempat mencoba menyerang warga lain BJ di sebuah warung, namun gagal.

”Dari hasil keterangan sementara, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa atau stres. Jika nanti pelaku sudah diamankan, kami akan segera melakukan pemeriksaan kejiwaan melibatkan tim ahli,” jelas Heri Siswoyo. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca