OIKN Lakukan Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah IKN

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OIKN memberikan edukasi kesehatan di salah satu sekolah di wilayah delineasi ibu kota baru Indonesia. (Foto: Humas OIKN)

OIKN memberikan edukasi kesehatan di salah satu sekolah di wilayah delineasi ibu kota baru Indonesia. (Foto: Humas OIKN)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melakukan percepatan penurunan stunting di wilayah IKN, ibu kota baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Program komprehensif dilakukan dalam percepatan penurunan stunting,” ujar Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, ketika ditanya menyangkut kesehatan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu (3/5/2026).

Intervensi komprehensif yang dilakukan, antara lain penyuluhan dan pemberian makanan tinggi protein bagi keluarga berisiko stunting dan ibu hamil, pendampingan langsung ke rumah tangga keluarga berisiko stunting.

Kemudian penyuluhan dan pemberian tablet Fe atau zat besi bagi calon pengantin dan remaja sekolah untuk mencegah anemia, serta memberikan edukasi tentang pengetahuan kesehatan reproduksi kepada remaja.

“Edukasi terkait pengetahuan kesehatan reproduksi diberikan kepada pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat,” tutur Suwito dilansir dari Antara.

Edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dengan menyasar sekitar 600 pelajar sekolah wilayah delineasi IKN.

Para pelajar diberikan pemahaman terkait kesehatan reproduksi remaja, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sekaligus mendorong pelajar menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Edukasi pencegahan dini stunting dan kesehatan reproduksi bagi pelajar, menurut Suwito, sebagai langkah strategis menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan edukasi kesehatan memberikan dampak positif bagi peserta didik, timpal Wakil Kepala SMP Negeri 2 Kabupaten Penajam Paser Utara Sahram, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.

Sejumlah pelajar yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan yang diadakan Otorita IKN mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan tersebut.

Edukasi itu menambah pengetahuan baru, belajar tentang anak stunting dan bagaimana mencegah,” kata salah satu peserta edukasi, pelajar SMA Negeri 3 Kabupaten Penajam Paser Utara Nur Ayatul Husna. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
BATALION Armed 22/Kesumawira Dikukuhkan
OPTIMALKAN Posko Siaga untuk Antisipasi Karhutla
OKNUM Kasat Polresta Samarinda Diduga ‘Hamili’ Warga, Ditangani Propam Polda Kaltim
WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot
OIKN: 67 Investor Swasta Sudah Berinvestasi Rp74,54 Triliun
MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca