ARISAN ONLINE di Banjarmasin Banyak Korban Kerugian Miliaran, Menyeret Seorang Perawat “Home Care”

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kasus dugaan penipuan berkedok jual beli arisan online kembali mencuat di Kotaa Banjarmasin, Kalsel.

Kasus ini diduga telah menimbulkan banyak korban dengan total kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kasus tersebut menyeret seorang perempuan berinisial NJ, yang diketahui berprofesi sebagai perawat home care.

Sejumlah korban telah melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polresta Banjarmasin.

Salah seorang korban, Zulis, mengaku awalnya mengenal NJ karena kerap menggunakan jasanya sebagai perawat “home care”.

Dari hubungan tersebut, ia kemudian ditawari mengikuti skema jual beli arisan yang dikelola NJ.

“Awalnya di bulan Maret ditawari arisan online dengan setoran Rp 10 juta dengan keuntungan yang dijanjikan Rp 5 juta selama satu bulan,” ujar Zulis, Senin (24/8/2026).

Namun ketika tiba waktu pencairan, Zulis menyebut uang yang dikembalikan kepadanya tidak sesuai dengan kesepakatan. Dana keuntungan justru kembali dimasukkan ke putaran arisan berikutnya.

“Berkali-kali selalu seperti itu. Uang yang dikembalikan tidak pernah penuh. Selalu ada yang dimasukkan untuk putaran berikutnya,” jelasnya.

Kondisi tersebut berlangsung berulang hingga akhirnya Zulis mulai mempertanyakan keberadaan dana miliknya.

Bersama sejumlah korban lainnya, ia sempat mendatangi rumah NJ di kawasan Jalan Pramuka. Namun, NJ disebut sudah tidak berada di lokasi.

Para korban kemudian mencari keberadaan NJ hingga akhirnya menemukan NJ di sebuah rumah kos di kawasan Banjarmasin Selatan.

Situasi sempat ramai dan NJ kemudian dibawa ke Polsek Banjarmasin Selatan.

“Karena tidak ada titik terang, akhirnya kami melaporkan ke Polresta Banjarmasin guna menuntut keadilan,” tuturnya.

Korban lainnya, Nur, mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Ia mengatakan awalnya mengetahui arisan yang dikelola NJ dari status seorang teman.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Lanjut Usia Tergeletak Tak Bernyawa di Siring Pasar Tungging

“Awalnya itu cuma arisan biasa, bukan arisan online. Semua berjalan lancar,” tuturnya.

Seiring waktu, NJ kemudian menawarkan kepada Nur untuk membeli arisan atas namanya dengan alasan dana tersebut diperlukan untuk keperluan mendesak sang suami.

“Pertama cuma Rp 10 juta dengan janji keuntungan Rp 3 juta selama satu bulan. Awalnya semua lancar dan tidak ada masalah,” jelasnya.

Kepercayaan tersebut membuat Nur kemudian menambah dana yang diinvestasikan. Nominalnya bervariasi mulai Rp 3 juta hingga Rp25 juta selama periode Maret hingga Juni 2026.

“Setiap bulan saya ditawari untuk membeli arisan dengan alasan uangnya mau digunakan untuk biaya anak kuliah hingga berangkat umrah. Total kerugian saya ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Saat ini kasus dugaan penipuan berkedok arisan online tersebut tengah ditangani Polresta Banjarmasin.

Para korban berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk memastikan jumlah korban dan total kerugian yang sebenarnya.

Korban juga berharap proses hukum dapat memberikan keadilan serta mencegah munculnya korban lain dari modus serupa.(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca