SuarIndonesia — Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengoptimalkan operasional seluruh posko siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran seiring dengan musim kemarau di wilayah setempat.
“Kesiapsiagaan di setiap posko dalkarhutla (pengendalian karhutla) yang tersebar di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) terus kami perkuat untuk mendeteksi dini kemunculan titik panas agar tidak meluas menjadi titik api,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Rusmadi di Samarinda, Jumat (14/8/2026).
Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekitar.
“Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, tidak meninggalkan bekas api di kawasan hutan, serta segera melaporkan indikasi kebakaran kepada petugas di posko terdekat,” kata Rusmadi, melansir dari Antara.
Dalam sepekan terakhir pada Agustus 2026, karhutla di berbagai tempat di Kalimantan Timur berhasil dipadamkan secara cepat oleh tim gabungan di lapangan.
Pada Kamis (13/8), Tim Dalkarhutla UPTD KPHP Berau Utara (Regu Bombe Man) bersama Manggala Agni, aparat kepolisian, mahasiswa Kehutanan Unmul, dan warga berhasil mengendalikan kebakaran di kawasan hutan produksi PT Puji HTI, Kampung Kasai, Kabupaten Berau, yang membakar lahan pasir dan gambut dengan taksiran luas mencapai 8 hektare.
Pada Rabu (12/8), tim yang sama juga telah melakukan pemadaman karhutla di area hutan produksi PT Puji HTI dan APL seluas 5,7 hektare di wilayah Kasai. Pada Rabu (12/8) malam, petugas jaga Pos Siaga Kilometer 23 merespons cepat laporan warga dan memadamkan karhutla seluas 1 hektare di kawasan APL Kilometer 24 Balikpapan Utara yang berjarak 200 meter dari batas penting Hutan Lindung Sungai Wain.
Di wilayah Kutai Barat, Tim Brigade Karhutla UPTD KPHP Bongan berkolaborasi dengan Regu MPA Kampung Deraya juga melakukan ground check dan pendinginan bara api pada area kebakaran seluas dua hektar di Kampung Lemper, Kecamatan Bongan, Selasa (11/8).
Upaya taktis di lapangan ini didukung oleh data evaluasi karhutla, di mana luas area kebakaran hutan di Kalimantan Timur pada tahun lalu tercatat 308,33 hektare.
Langkah pembinaan perlindungan kebakaran hutan Kalimantan Timur ini diperkuat oleh peran taktis 20 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) serta pengerahan 291 Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan 43 Satgas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, termasuk 5.814 Masyarakat Peduli Api sebagai ujung tombak pengawasan karhutla. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















