POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalsel dampingi Wamenko Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel,H Muhidin  serta Danrem 101/Antasari,  Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus, Rabu (26/8/2026). SuarIndonesia/Ist)

Kapolda Kalsel dampingi Wamenko Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel,H Muhidin  serta Danrem 101/Antasari,  Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus, Rabu (26/8/2026). SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia –  Polda Kalsel kerahkan 350 personel gabungan dan siapkan kolam Bioflok Portable aya penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Selain Polri juga dari BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan serta bantuan dari sejumlah perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melanda area seluas kurang lebih 900 hektar.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan bahwa penanganan di kawasan Pengayuan dibagi dalam tiga shift operasional.

“Kendala utama kita di sini memang ketersediaan air. Hari ini alhamdulillah sudah ditemukan satu titik sumber air dengan debit cukup besar,” kata Kapolda Kalsel dampingi Wamenko Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel,H Muhidin  serta Danrem 101/Antasari,  Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus, Rabu (26/8/2026).

Selain itu, strategi penanganan dilakukan dengan memanfaatkan kolam bioflok portable yang dapat dipindah-pindahkan mendekati titik api.

Saat ini, sebanyak 6 dari target 10 kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter per kolam telah siap digunakan.

Ke depannya, jumlah kolam penampungan air ini direncanakan akan ditambah hingga 144 unit sesuai arahan koordinasi.

Baca Juga :   ASAP Karhutla Kalbar Berpotensi Menyebar ke Negara Tetangga

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel bahwa selain penanganan jangka pendek dengan sistem pemadaman estafet, langkah pencegahan jangka panjang juga disiapkan.

Pihak kepolisian dan pemerintah daerah melibatkan akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengedukasi masyarakat dan pemilik lahan agar membuat biopori.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelembapan tanah bawah permukaan sehingga mencegah kebakaran berulang saat musim kemarau.

Guna mendukung operasional personel dan relawan selama pemadaman, dua dapur lapangan beserta fasilitas pengolahan air minum (water treatment) juga telah didirikan di wilayah Pengayuan dan Guntung Damar. */ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW
GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
BMKG: 1.079 Hotspot Terdeteksi pada Kamis
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca