MULAI TERKUAK, Video Viral Terindikasi Eksploitasi Anak

- Penulis

Rabu, 24 November 2021 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Setelah video kekerasan terhadap anak tersebut viral, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin akhirnya mengambil tindakan.

“Karena sudah viral, hal ini juga kami prioritaskan untuk segera kita tindaklanjuti,” ucap Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Selasa (23/11/2021).

Lantas penanganan seperti apa yang dilakukan?

Terkait hal itu, Fitriadi mengaku, pihaknya sudah ke lapangan alias ke lokasi tempat tinggal dari bocah yang bersangkutan untuk mengumpulkan keterangan.

Kemudian, saat ini pihaknya mengaku tengah dalam tahap berkoordinasi dengan pihak terkait. Baik itu kelurahan, kecamatan, dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polresta Banjarmasin.

“Itu dilakukan tentu untuk mencari bagaimana solusi terbaik atau langkah selanjutnya,” jelasnya.

Disinggung apakah ada dugaan eksploitasi anak terkait peristiwa itu, Dari data sementara atau hasil pengamatan pihaknya, menurut Fitriadi, memang ada mengarah ke dugaan eksploitasi anak.

“Jadi, ini kami sedang mengumpulkan data-data. Langkah selanjutnya kami rapatkan. Baik upaya yang kami lakukan terhadap anak, dan orang-orang yang diduga melakukan ekploitasi,” tekannya.

“Untuk seberapa lama prosesnya, kami tidak bisa memastikan. Tentu mesti ada pendalaman,” tambahnya.

Fitriadi lantas menjelaskan, lantaran pihaknya sudah ke lokasi, ia juga membeberkan bahwa kondisi sang bocah baik-baik saja. Meskipun belakangan, dari informasi yang didengar, si bocah kerap mendapat tindakan kekerasan.

“Anak yang mendapat kekerasan, biasanya secara sikologis bisa terganggu. Tapi kemarin, bisa diajak komunikasi, meskipun keterangannya sering berubah-ubah. Karena masih anak-anak, itu hal biasa,” jelasnya.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Lebih jauh, Fitriadi tak menampik bahwa penyebab adanya dugaan eksploitasi anak umumnya dipicu lantaran faktor ekonomi. Ambil contoh, dengan menyuruh anak-anak di bawah umur berjualan atau mengemis di jalanan, bisa memicu warga untuk merasa lebih berempati.

“Dari peristiwa yang sedang kami tangani ini, informasinya beragam. Ada yang disuruh berjualan, sekaligus minta-minta. Menjawab persoalan ini, dinas kami mencari solusi yang terbaik untuk anak. Konteksnya, dinas kami ini melindungi anak. Itu yang jadi prioritas kami,” tutupnya.

Ketika dicoba untuk dikonfirmasi permasalahan sosial ini ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto mengakui, bahwa kejadian itu merupakan indikasi awal adanya eksploitasi anak.

“Kami akan menelusurinya bersama satpol pp, kalau memang arahnya penelantaran atau dimanfaatkan, bisa kami arahkan ke ranah hukum,” tegasnya.

Ia menekankan, bahwa rata-rata anak jalanan di Kota Banjarmasin juga sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bantuan sosial.

Ia juga memastikan, bahwa anak-anak jalanan sudah sering kali terjaring razia satpol pp dan dilakukan asesmen terhadap yang bersangkutan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca