MEI 2024, Pemerintah Target Peluncuran KTP Digital

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024 - 23:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) ke petugas Disdukcapil (Dinas Kependudukan Catatan Sipil) di Balai Warga RW 014, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (30/3/2023). [CNNIndonesia/Safir M]

Warga melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) ke petugas Disdukcapil (Dinas Kependudukan Catatan Sipil) di Balai Warga RW 014, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (30/3/2023). [CNNIndonesia/Safir M]

SuarIndonesia — Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb) Azwar Anas mengatakan pemerintah menargetkan peluncuran Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital akan dilakukan pada Mei 2024.

IKD atau KTP Digital itu, kata dia, akan menjadi bagian dari GovTech Indonesia.

Anas menyebut masyarakat nantinya tak perlu repot-repot lagi datang ke kelurahan untuk membuat kartu identitas. Masyarakat menurutnya hanya cukup memakai biometrik untuk mendapatkan IKD.

“Secepatnya Mei, kita sedang kerja keras nanti siang malam sehingga bisa diselesaikan. Karena pekerjaan ini sudah beberapa bulan,” kata Anas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, seperti dikutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia, Senin (25/3/2024).

Anas menjelaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan prioritas pada sembilan layanan utama yang akan segera diintegrasikan dalam platform digital nasional yang dinamakan INA Digital.

Ia menyebut rencana itu menjadi langkah besar menuju realisasi pemerintahan berbasis elektronik (e-government) yang efisien. Menurutnya segala upaya ini sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

“Sembilan layanan prioritas itu di dalamnya ada beragam turunan, seperti kesehatan ada soal antrean rumah sakit, izin dokter, vaksinasi, sampai imunisasi. Lalu pendidikan ada program Indonesia Pintar dan beberapa lagi. Targetnya ini beres bulan Mei,” kata dia.

Baca Juga :   JAKSA AGUNG: Tak Ada Politisasi Kasus Tom Lembong

Layanan publik digital
Anas melanjutkan, selama ini sebagian layanan publik sudah digital namun saling terpisah. Ia menyebut belum ada interoperabilitas, termasuk soal data sehingga deretan aplikasi layanan pemerintah baik di pusat maupun daerah yang ada di masyarakat malah membuat warga bingung.

Sementara yang terjadi di banyak negara maju, kata Anas, seluruh layanan sudah terintegrasi. Ia menjelaskan warga di sejumlah negara maju ketika membutuhkan layanan, dari pendidikan, kesehatan, dan berbagai sektor lainnya, mereka langsung menuju ke satu sistem terpadu.

Perum Peruri
Berkaca dari itu, pemerintah berencana segera meluncurkan GovTech atau layanan terpadu urusan pemerintahan dalam waktu dekat. Layanan ini akan dikelola Perum Peruri.

“Ibaratnya bila selama ini Presiden Jokowi sudah membangun jalan tol secara fisik yang memudahkan mobilitas warga, nah sekarang dibangun jalan tol layanan publik lewat digital yang membuat pelayanan publik bisa makin cepat dan mudah,” ujar Anas. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional
PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca