MBG harus Perhatikan Kualitas dan Keamanan Makanan

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar (kanan) berdiskusi terkait MBG bersama Direktur Pelayanan Kemenkumham, Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Osbin Samosir (ANTARA/HO-Dokumen Humas Setda PPU)

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar (kanan) berdiskusi terkait MBG bersama Direktur Pelayanan Kemenkumham, Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Osbin Samosir (ANTARA/HO-Dokumen Humas Setda PPU)

SuarIndonesia — Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menegaskan dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memperhatikan kualitas dan keamanan makanan agar tidak menimbulkan persoalan kesehatan.

“Memperhatikan kualitas dan keamanan makanan agar tidak menimbulkan persoalan kesehatan dalam program MBG itu, penting,” ujar Direktur Pelayanan Kemenkumham, Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Osbin Samosir ketika menjelaskan menyangkut MBG di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (2/9/2025).

Selain itu, kata dia, juga perlu pengelolaan distribusi yang baik mengingat jumlah penerima manfaat mencapai ribuan penerima manfaat di setiap daerah,” tambahnya.

Demikian ditegaskan Osbin Samosir ketika jajaran Kemenkumham melakukan diskusi persiapan pelaksanaan program MBG, dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kemenkumham mengapresiasi atas kesiapan pemerintah daerah, khususnya dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam program MBG, dan Kemenkumham memiliki komitmen kuat mendukung pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia.

Terutama, jelas Osbin Samosir, Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi kawasan strategis karena berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga :   BADAK Pari Kalimantan Tinggal 2, dan Harus Segera Diselamatkan

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar menjelaskan yang perlu dilakukan pemerintah kabupaten adalah memastikan aspek teknis dan operasional di lapangan berjalan dengan baik.

Teknis penyediaan makanan untuk ribuan penerima manfaat juga perlu menjadi perhatian, proses memasak ribuan porsi membutuhkan waktu sejak dini hari dan dikemas dengan benar agar tetap layak konsumsi pada jam makan siang.

“Apabila penanganan kurang tepat, kualitas makanan bisa menurun bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan,” kata Osbin, dilansir ANTARANews.

Ekosistem pangan lokal juga perlu perhatian, petani lokal yang menghasilkan hortikultura harus bisa dilibatkan dalam rantai pasok program MBG.

Tetapi, kata dia, keterlibatan petani lokal harus dijaga agar tidak menimbulkan gangguan pada pasar umum maupun gejolak harga yang dapat memicu inflasi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat
SUSTAIN: Kaltim Pusat Ekspor Batu Bara Indonesia
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca