Mata Pelajaran PMP akan Diajarkan Lagi

- Penulis

Selasa, 27 November 2018 - 18:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Rencana pengembalian mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) disambut baik oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Mata pelajaran yang banyak mengajarkan moral, pendidikan karakter dan keutuhan pancasila ini dianggap sangat penting, kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.

Totok mengaku saat ini menunggu kepastian dari Kemendikbud. Apabila sudah dipastikan. mata pelajaran tersebut segera disosialisasikan dan masuk di kurikulum sekarang.

“Mata pelajaran PMP ini penting apalagi pelajaran ini bagus untuk penanaman karakter siswa itu sendiri,” ujar Totok Agus Daryanto di sela-sela menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kepada awak media, Selasa (27/11/2018) siang.

Totok melanjutkan, pelajaran PMP sebenarnya ada di beberapa mata pelajaran lain seperti, PPKN, bahasa indonesia, tapi tidak dikhususkan pada satu mata pelajaran. Mungkin karena Kementerian menganggap PMP penting diajarkan secara khusus lagi, pihaknya selaku Dinas Pendidikan wajib mengikuti apabila sudah ditetapkan.

“Kami mengikuti sesuai arahan Kementerian, apabila kembali diajarkan ya kami ikuti saja. Karena sebenarnya PMP itu bagus untuk membentuk karakter peserta didik,” ungkap Totok.

Baca Juga :   DISITA! 6 Kosmetik dan Obat Pelangsing Berbahaya

Totok mengatakan PMP yang merupakan mata pelajaran kurikulum 1975 ini mungkin saja akan ditambah apabila masuk di kurikulum sekarang. Atau juga masih tetap sama seperti yang dulu.

Menurut Totok, PMP tersebut sangat efektif diajarkan ke sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP sama seperti yang dulu. Sebab, di usia itu mudah diberi masukan dari hal hal yang moral dan karakter.(SU)

Totok menceritakan Rencana pengembalian mata pelajaran PMP tersebut sebelumnya dikatakan oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano, Senin (26/11).

“Ini masih dalam pembahasan belum jelas apakah ada pengurangan atau penambahan dalam materi PMP yang baru atau yang dulu,” demikian Kepala Dinas Pendidikan Kota Barjarmasi Drs Totok Agus Daryanto.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis
BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim
OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim
PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:23

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:16

TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca