LEBIH BERMANFAAT Shin Tae-Yong dari Luis Milla sebagai Pelatih Timnas

- Penulis

Kamis, 21 November 2019 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae-Yong dianggap lebih bermanfaat bagi Timnas Indonesia. (Benjamin CREMEL/AFP)

SuarIndonesia – Pengamat sepak bola nasional Muhammad Kusnaeni menilai mantan pelatih Korea Selatan Shin Tae Yong bakal lebih bermanfaat bagi kemajuan Timnas Indonesia ketimbang Luis Milla.

Shin dan Milla belakangan santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Simon McMenemy yang resmi dipecat dari jabatan pelatih Timnas Indonesia.

Milla pernah memimpin skuat Indonesia pada 2017. Pria asal Spanyol itu terbilang sukses membangun gairah permainan menyerang tim Garuda meski gagal juara di SEA Games dan Asian Games 2018.

Sementara Shin punya pengalaman memimpin Korsel di Piala Dunia 2018. Meski gagal lolos fase grup, Korsel mencatat sejarah dengan mengalahkan Jerman 2-0.

Menurut Kusnaeni, pengalaman Shin bersama Korsel tak bisa dipandang sebelah mata dan layak diperhitungkan.

“Untuk timnas senior, kita butuh pelatih asing yang mampu mengangkat level permainan. PSSI jangan silau dengan nama-nama pelatih Eropa karena hasilnya juga tidak kelihatan,” kata Kusnaeni kepada CNNIndonesia.com.

Selama ini, PSSI cenderung menjadikan Eropa sebagai rujukan dalam pemilihan pelatih buat Timnas Indonesia. Padahal, jika menggunakan parameter lain, pelatih Asia pun punya kelebihan yang tak kalah dari pelatih Eropa.

“Jadi seolah-olah yang di Eropa segalanya. Padahal secara budaya, Asia itu lebih dekat dengan kita [Indonesia] ketimbang Eropa. Dari sisi adaptasi lebih cepat. Harga pelatih Asia juga pastinya tidak semahal Eropa,” ujarnya.

Indonesia, lanjut Kusnaeni, level sepak bolanya di lingkup Asia Tenggara belum bisa dibilang superior. Kehadiran pelatih dari Benua Biru dianggap tidak membawa manfaat yang banyak buat Timnas Indonesia.

Baca Juga :   TIM MILBoard UI Juara Dunia di Unesco Youth Hackathon 2024

“Luis Milla ada plus minusnya. Tapi apa biayanya ada? Saya pilih pelatih Korea, Shin Tae Yong ketimbang Luis Milla. Lebih bijaklah lihat sepak bola kita standarnya belum tinggi-tinggi juga. Ke Jepang atau Korea lebih bermanfaat ketimbang ke Spanyol atau Belanda,” terang Kusnaeni.

Sementara itu, gelandang Timnas Indonesia Rizky Rizaldi Pora enggan memilih di antara dua kandidat pelatih yang disodorkan PSSI. Ia menyerahkan semua keputusan kepada PSSI.

Di mata Rizky Pora yang juga pemain Barito Putera itu, ia tidak terlau tahu sosok Shin Tae Yong secara detail. Ia hanya tahu kalau Tae Yong sempat membawa Korsel mengalahkan Jerman di Piala Dunia.

Di sisi lain, Rizki Pora menjadi salah satu pemain langganan yang kerap dipanggil untuk memperkuat skuat Luis Milla ketika menjadi pelatih Timnas Indonesia di periode 2017-2018. Termasuk ketika laga uji coba melawan Fiji, Mauritius, Myanmar, Hong Kong dan Singapura.

“Buat saya, dua-duanya bagus. Cuma tergantung federasi. Mudah-mudahan yang terbaik. Siapapun pelatihnya bisa buat timnas prestasi karena itu yang kita semua harapkan.”

“Pelatih bagus itu tergantung nanti setelah dia datang, lalu lihat sepak bola Indonesia seperti apa dan dia memilih pemain. Kalau pelatih baru kan pasti adaptasi dulu, baru pilih pemain yang sesuai dengan game plan dia,” jelas Rizky Pora.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
PEMERINTAH Komitmen Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi
KSP Siapkan Posko dan Layanan Aduan Masyarakat 24 Jam
HANIF FAISOL Digeser sebagai Wamenko Pangan
KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya
RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo
KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat
RACE MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash!

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca