Khabib Masih Petarung UFC 242 Terbaik di Muka Bumi

- Penulis

Minggu, 8 September 2019 - 20:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khabib kalahkan Poirier di ronde ketiga. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)

Suarindonesia – Dustin Poirier sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin menuju laga UFC 242. Namun Khabib Nurmagomedov memang istimewa dan sangat berbahaya.

Poirier mempersiapkan laga lawan Khabib dengan tujuan yang jelas. Mempertajam teknik bergulat dan ground fighting agar tak jadi mangsa empuk Khabib di laga UFC 242.

Dengan modal pukulan yang cukup mematikan, Poirier pun bisa percaya diri mampu memberi ancaman bahaya pada Khabib.

Duel di The Arena, Abu Dhabi, dimulai dan Poirier menjalankan rencana. Sebisa mungkin mempertahankan posisi pertarungan ada di standing fight. Dengan posisi berdiri, peluang menang lebih besar.

Khabib bisa mengimbangi duel tukar pukulan di awal pertandingan. Petarung asal Dagestan itu sadar, situasi berimbang. Ia tak mau mengambil risiko terkena pukulan telak Poirier.

Dengan perhitungan yang tepat, Khabib berhasil melakukan take down di kesempatan pertama. Poirier terjatuh di pagar pembatas dan harus menghadapi ancaman kuncian dari Khabib.

Dalam situasi itu, Poirier bisa memeragakan persiapan keras yang ia lakukan. Kuda-kuda dan posisi kaki serta tangan Poirier dalam ground fighting membuat Khabib tidak bisa dengan leluasa mengerahkan teknik submission mematikan.

Namun yang bisa dilakukan Poirier hanya sampai titik itu saja. Ia tidak bisa balik menyerang dan mengunci Khabib dalam posisi ground fighting. Tangan dan kaki Poirier yang terlalu berjaga agar tak mudah jadi objek kuncian Khabib, membuat pertarung berjuluk The Eagle leluasa mendaratkan sejumlah pukulan ke wajah Poirier.

Setelah tertolong bel di ronde pertama, Poirier sempat mencuri kesempatan dengan memukul Khabib lewat pukulan kanan telak. Khabib sempat goyah dan hal ini membuat Poirier punya kesempatan untuk menekan.

Momen di ronde kedua ini adalah momen ketika Poirier terlihat punya peluang untuk menang. Khabib yang tak mau terdesak kembali melakukan take down yang sukses. Poirier gagal menjaga jarak sehingga mudah dijatuhkan.

Baca Juga :   KOREA Masters 2024: Putri KW Juara, Dejan/Gloria Runner Up

Poirier harus menerima konsekuensi pertarungan kembali berlanjut ke ground fighting. Area mata kiri Poirier berdarah karena bertubi-tubi mendapat sikutan dan pukulan dari Khabib.

Poirier tidak sanggup melakukan blocking terhadap pukulan-pukulan tersebut karena tangannya berjaga agar tidak jadi objek kuncian Khabib. Selama ground fighting, Khabib lebih sering ada di atas Poirier, baik dalam posisi berhadapan atau membelakangi.

Ada satu momen saat Poirier punya kesempatan menang dalam ground fighting, yaitu di ronde ketiga saat ia mampu melakukan kuncian pada Khabib.

Pada titik tersebut, Khabib menunjukkan cara melepaskan diri dari tekanan dan berbalik menekan. Khabib bisa lepas dari situasi berbahaya dan kemudian membelakangi Poirier.

Poirier akhirnya melakukan tap out saat Khabib melakukan rear naked choke alias jepitan pada leher yang membuatnya tak kuasa melanjutkan pertarungan.

Kekuatan kuda-kuda Khabib, kejelian melihat celah, dan kemampuan membaca pergerakan lawan adalah nilai plus saat bergulat dengan lawan.

Dari laga di UFC 242, Poirier sudah menunjukkan cara terbaik untuk membuka kesempatan mengalahkan Khabib. Ajak berduel di standing fight, harus bisa menjaga jarak agar tak mudah dijatuhkan dan punya teknik gulat yang mumpuni supaya tak jadi korban keganasan Khabib yang tampil dominan dalam pertarungan ground fight.

Poirier mengerti hal itu dan melakukan persiapan keras berlandaskan poin-poin tersebut.

Namun sehebat apa pun rencana untuk menaklukkan Khabib telah disusun, belum ada petarung yang benar-benar bisa mengalahkan Khabib, bahkan sekadar membuatnya knock down karena pukulan.

Artinya, teori-teori itu masih sebatas fantasi. Khabib masih menunjukkan ia adalah petarung MMA terbaik di muka bumi saat ini. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMERINTAH Komitmen Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi
22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
RACE MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash!
TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
SERUNYA Dart, Balogo, Bagasing dan Sumpit Tradisional di Pekan AKSEL Bank Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 16:50

RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca