KAWASAN PESISIR di Kalsel Kategori Kritis Ditanami Ratusan Ribu Mangrove

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 22:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kawasan pesisir di Kalsel, yang kategori kritis telah Ditanami ratusan ribu Mangrove.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalsel telah melaksanakan rehabilitasi mangrove seluas hampir 8.000 hektare sepanjang 2025.

Pada tahun 2024, DKP  Kalsel berhasil menanam sekitar 238.000 pohon mangrove di tiga kabupaten, dengan rincian Tanah Laut 32.000 pohon, Tanah Bumbu 55.000 pohon, dan Kotabaru 155.000 pohon.

“Untuk tahun 2025, rehabilitasi penanaman mangrove di kawasan kritis Kalimantan Selatan mencapai hampir 8.000 hektare.

Dari jumlah itu, Dinas Kelautan dan Perikanan menanam sekitar 113.000 pohon mangrove di tiga kabupaten utama: Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan sebagian di Kabupaten Jorong,” ujar Rusdi Hartono di Banjarbaru, pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan difokuskan pada kawasan pesisir yang masuk dalam kategori kritis, terutama di luar kawasan hutan negara atau Area Penggunaan Lain (APL).

DKP Kalsel secara langsung menanam 113.000 pohon mangrove di lahan seluas 20,3 hektare.

Rinciannya, di Kabupaten Tanah Bumbu tepatnya di Sungai Loban ditanam 20.000 pohon di lahan seluas 3,6 hektare, sementara di Kabupaten Tanah Laut dilakukan penanaman 93.000 pohon di lahan seluas 16,7 hektare.

Selain menjaga ekosistem, rehabilitasi mangrove juga berfungsi mendukung keberlanjutan kawasan budidaya perikanan.

Baca Juga :   RUAS JALAN Arah Siring Menara Pandang Banjarmasin Minggu Ini Ditutup, Uji Coba Car Free Day

Idealnya, satu hektare kawasan budidaya didukung oleh tiga hektare kawasan mangrove. Beberapa kawasan yang direhabilitasi juga diarahkan menjadi ekowisata mangrove yang dikelola bersama oleh desa dan kelompok masyarakat.

Rusdi menegaskan bahwa kegiatan penanaman telah selesai dilaksanakan sesuai dengan musim tanam mangrove, yakni antara Maret hingga akhir Mei. Penanaman di luar musim tersebut berisiko karena kondisi cuaca dan daya tumbuh bibit yang lebih rendah.

Sementara itu, untuk kawasan pesisir di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala relatif lebih pendek dan sebagian besar masuk dalam kawasan hutan, yang merupakan kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup.

Karena itu, program rehabilitasi DKP difokuskan di luar kawasan hutan.

Program rehabilitasi mangrove ini juga melibatkan masyarakat pesisir secara aktif.

Masyarakat dilibatkan mulai dari penyediaan bibit, penanaman, hingga pemeliharaan pasca tanam.

Kerja sama dilakukan melalui mekanisme pengadaan dengan pihak ketiga yang menggandeng kelompok masyarakat lokal.

Masyarakat di sekitar kawasan yang direhabilitasi kita libatkan penuh. Mereka yang menyiapkan bibit, menanam, bahkan ikut menjaga setelah kegiatan selesai. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca