Kapal Karam di Sungai Kapuas, Satu Tewas dan12 Hilang

- Penulis

Minggu, 20 Januari 2019 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Suarindonesia – Sebuah kapal motor penyeberangan (KMP) dilaporkan karam di Sungai Kapuas, Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Insiden ini menyebabkan 12 penumpang hilang dan satu orang meninggal.

“Peristiwa itu terjadi pukul 20.00 WIB, Sabtu (19/1) semalam di Sungai Kapuas,” kata Kapolres Kapuas Hulu, melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko, seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (20/1).

“Saat kapal karam, penumpang berhamburan menyelamatkan diri. Insiden ini menyebabkan satu orang meninggal, 12 orang hilang dan 11 orang saat ini dirawat di Puskesmas Seberuang,” jelas Siko.

Siko mengatakan kapal motor penyeberangan itu dikemudikan oleh Gunawan, dengan membawa penumpang sekitar 24 orang dan kendaraan bermotor sebanyak sembilan unit.

Saat kapal motor tersebut hendak menyeberang ke dermaga,Siko melanjutkan, tiba-tiba kapal tersebut karam. Penyebabnya diduga kelebihan muatan.

Siko menuturkan korban hilang adalah Lina, Hana, Vincent Balu, Roni, Charles, Oce, Eman Tuga, Aster, Harka, Don, Stepanus dan Julio.

Baca Juga :   VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Sedangkan korban selamat, kata Siko, yaitu Nimus, Ucil, Oni, Kradus, Lena, Vonsa, Kerin, Kevin, Kevin, Berpin, Olan dan Sipri.

“Untuk korban meninggal atas nama Naila. Saat ini korban hilang masih dilakukan pencarian,” tutur Siko.

Menurut Siko saat ini pengemudi kapal motor sudah diamankan di Polsek Seberuang, karena memang Tempat Kejadian Perkara (TKP) lebih dekat dengan Polsek Seberuang, meskipun kejadian tersebut berada wilayah hukum Polsek Semitau. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca