KAKI KALSEL : “Usut Tuntas Mafia Tanah Kasus Bendungan Tapin dan Proyek RSUD Pambalah Batung”

- Penulis

Kamis, 23 Juni 2022 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Massa dari LSM (Lembaga Swadaya Masyatakat) KAKI (Komite Anti Korupsi Indonesia) Kalsel, melakukan aksi depan Kator  Kejasaan Tinggi di Jalan D.I Panjaitan Banjarmasin, kamis (23/6/2022).

Ada beberapa hal dalam orasi disamaikan Ketua KAKI Kalsel, A Husaini yakni penyelidikan dalam pengadaan lahan pada pembangunan bendungan Tapin.

Ini berdasarkan surat perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Kalimantan Selatan Nomor : Print /02.03/FD.2/05/2022 yang diteken Kajati Kalsel, Dr Mukri SH MH.

Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan lahan untuk pembangunan proyek strategis nasional ini, dan adanya dugaan mafia tanah sebelumnya itu.

“Usut tuntas dan tidak pandaag bulu. Kami mendukung sepenuhnya penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Kalsel.

Dimana tranparansi kepada publik. Ini bisa melibatkan banyak pihak terkait.

Segera tuntaskan kasus tersebut dan tetapkan tersangka jika sudah ada unsur kerugian negara,” ucap Husaini.

Massa yang dihadapi Kasi Penkum, Ramadu Novelino SH MH mengatakan, apa yang di sampaikan akan diteruskan ke pimpinan.

“Dalam penangan perkara waduk yang ada di Tapin harus berhati- hati jangan sampai menggebu-gebu nantinya berujung tidak baik.

Kita tidak ada yang tebang pilih, semua dilaksanakan sesuai dengan SOP.

Intinya profesional, hanya memang semua dilaksanakan dengan hati-hati dan kami harapkan rekan-rekan, tetap dukung pantau terus kinerja Kejaksaan ,” ujarnya.

Baca Juga :   MATI MASSAL 5.000 Ekor Ayam Dampak Pemadaman Listrik, Begini Respon PLN Barabai Kota

Sisi lain menyinggung sidang kasus korupsi atas OTT KPK yang sedang bergulir di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Dimana KPK sudah menetapkan terdakwa mantan Bupati HSU H Abdul Wahid serta pejabat lainnya dan dalam persidangan menghadirkan saksi Marwoto yang merupakan pejabat di PUPR Kabupaten HSU.

Disebut sebut ada dugaan aliran dana fee proyek yang juga mengalir ke LSM) mencapai Rp 200 juta lebih.

“Ini sesuai fakta persidangan bahwa uang tutup mulut diambil dari fee proyek yang dikumpulkan Bapak Marwoto untuk menutupi kasus pembangunan RSUD Pambalah Batung.

Bahkan ada juga yang mengatakan pembebasan tanah dalam proyek RSUD tersebut,” beber Husaini.

Dari itu katanya, buka siapa LSM tersebut dan menetapkan tersangka jika fakta itu benar.”Kami mendesak Jaksa KPK agar menetapkan tersangka,” ujarnya lagi. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca