JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 23:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (kiri) dan Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026). (Antara/Prisca T Violleta)

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (kiri) dan Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026). (Antara/Prisca T Violleta)

SuarIndonesia — Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan pemerintah menargetkan memulai pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditandai dengan groundbreaking pada Juni 2026.

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Rabu (22/4/2026), Muhammad Qodari menyampaikan bahwa sejauh ini pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 30 lokasi aglomerasi yang tersebar di 61 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

“Lima lokasi ditargetkan groundbreaking Juni 2026 yakni di Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya. Keempat lokasi di atas merupakan implementasi Perpres 109/2025,” jelas Qodari, dilansir dari Antara.

“Kelima, Bandung Raya. Implementasi di Bandung Raya merupakan bagian dari Perpres Nomor 35 tahun 2018 yang pelaksanaannya bekerja sama dengan Jepang,” kata Qodari menambahkan.

Dia merujuk kepada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan dan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Untuk tahap II, proses lelang oleh Danantara akan dimulai pada Semester II pada tahun ini untuk 12 lokasi. Target kapasitas input sampah dapat mencapai lebih dari 1.000 ton per lokasi, sehingga total kapasitas pengolahan PSEL dapat mencapai 33 ribu ton per hari.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

“Selain itu yang penting dalam kondisi sekarang ini, keberadaan PSEL dapat mendorong transfer teknologi dan transisi dari energi yang fosil. Kemudian dari aspek lingkungan PSEL dapat berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan khususnya di wilayah sekitar TPA,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan proyek PSEL harus rampung dalam tujuh pekan sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan isu sampah di Indonesia.

“Karena ini perintah Bapak (Presiden Prabowo Subianto) langsung. Kalau dalam tujuh minggu nggak selesai juga ya terpaksa kita (pemerintah pusat) ambil alih. Perintahnya begitu,” kata Zulhas di Jakarta, Selasa (21/4/2026). (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32