Jemaah Umrah Mengeluhkan Perekaman Biometrik VFS Tasheel

- Penulis

Jumat, 4 Januari 2019 - 01:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Suarindonesia – Perekaman biometrik Visa Fasilitation Service  (VFS) Tasheel  di Kantor Pos Teluk Tiram terus menjadi polemik.

Calon Jemaah umrah mengeluhkan perekaman tersebut karena justru menyulitkan mereka yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Kalsel, H Noor Fahmi mengaku tak punya daya.

Sebab kewenangan tersebut ada di tingkat pusat.

Ia mengaku hanya bisa memberikan usulan agar dihentikan sementara sampai benar-benar siap memberikan pelayanan ibadah umrah.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Fahmi  menyarankan proses perekaman biometrik Visa Fasilitation Service (VFS) Tasheel  di Kantor Pos Teluk Tiram yang banyak dikeluhkan masyarakat, dihentikan sementara sampai benar-benar siap memberikan pelayanan kepada mereka yang akan melakukan ibadah umrah.

“Mudah-mudahan dibatalkan karena sangat menyulitkan masyarakat yang ingin bepergian umrah dan lokasinya tidak memungkinkan,’’ ujarnya di Banjarbaru, Kamis (3/1) usai memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke 72 Kementerian Agama Kalsel.

Baca Juga :   IDEOLOGI Pancasila Diterapkan Secara Utuh, Begini Harapan Wakil DPRD Kalsel

Pendaftaran perekaman sidik jari dan retina yang mulanya online ternyata kemudian dilakukan secara offline. Kondisi ini berakibat proses pelayanan berlangsung lama.

Sementara, tidak sedikit di antara  mereka berusia lanjut dan tidak tahan terlalu lama menunggu antrean.

Dikatakan, Kemenag juga menerima keluhan masyarakat yang merasa keberatan jika harus menunggu proses perekaman hingga larut malam itu.

Namun ujar Fahmi, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.“Kami hanya bisa menampung keluhan itu,’’ ujarnya lagi.

Fahmi mengaku, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama RI, terkait perekaman Biometrik bagi jemaah di Kalsel ini.

“Semoga pusat bisa mencarikan solusi. Keluhan ini buka hanya terjadi Kalsel. Tapi datang hampir dari seluruh Provinsi lain di Indonesia,’’ bebernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca