JELANG Ramadan, Pemda Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir. (Foto: Dok Kemendagri)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir. (Foto: Dok Kemendagri)

SuarIndonesia — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk rajin mengecek perkembangan harga bahan pokok dan mengantisipasi potensi lonjakan harga di daerah masing-masing jelang bulan suci Ramadan.

“Tolong turun, kumpulkan teman-teman pedagang itu, komunikasikan dengan daerah penghasilnya Pak. Supaya nanti pada saat Ramadan dan Lebaran kenaikan itu tidak terlalu tinggi,” ujar Tomsi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pembahasan Antisipasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Menjelang Ramadan dan Idulfitri di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Tomsi mengapresiasi turunnya harga sejumlah komoditas seperti telur, daging ayam ras, bawang merah, serta cabai rawit. Namun, ia mewanti-wanti kenaikan harga komoditas seperti bawang putih hingga minyak goreng. Pasalnya, harga dua komoditas tersebut justru mengalami kenaikan di saat komoditas lainnya tengah menurun.

Tomsi berharap daerah yang mengalami kenaikan harga minyak goreng dapat diintervensi dengan penambahan stok Minyakita. Di sisi lain, Tomsi juga mendorong Perum Bulog untuk melakukan intervensi terhadap potensi kenaikan harga beras di sejumlah daerah.

Baca Juga :   POLRI Diminta Gencarkan Patroli Siber Atasi "Child Grooming"

“Cek ada apa Bulog di sana. Kalau memang betul, kuotanya kurang atau stoknya kurang, tolong dorong,” ujar Tomsi dikutip dari AntaraNews.

Dalam kesempatan itu, Tomsi berharap seluruh daerah dapat belajar dari penanganan inflasi yang telah berjalan selama ini. Melalui berbagai forum tersebut, daerah dapat mencari jalan keluar terbaik dalam pengendalian harga di daerah. Untuk itu, daerah diminta tak lelah dalam mengendalikan angka inflasi.

“Untuk teman-teman daerah, kami minta yang tinggi-tinggi ataupun yang rendah bisa saja menjadi tinggi kalau lengah. Itu kembali lagi, cek lagi, komunikasikan lagi, kontrol lagi ke pasar. Jangan kontrolnya mungkin seminggu sekali, dua minggu sekali, enggak bisa,” tutur Tomsi. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN Ekspor Ilegal 3,05 Ton Sisik Trenggiling Senilai ± Rp183 Miliar
HASIL Reformasi Polri Siap Dilaporkan ke Presiden
PEMERINTAH Tangani Kesehatan Mental Anak Lewat SKB Kementerian dan Lembaga
POLEMIK Kuota Internet Hangus: MK Panggil Operator Seluler
SEKOLAH Minim Peserta TKA tetap Bisa Akreditasi
KPK Ingatkan Kepala Daerah: Pengadaan Mobdin harus Sesuai Kebutuhan
KEMENSETNEG Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang Hormati Try Sutrisno
KPK Petakan Celah Korupsi pada MBG Usai Muncul Isu Mark Up Bahan Baku

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:04

AKSI Mantan Manager Bank di Kotabaru Raub 4,7 Miliar, Kabur Hingga ke Luar Negeri dan Tertangkap

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:58

BABINSA Berhasil Cegah Illegal Fishing di Lamandau

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:31

HASIL Reformasi Polri Siap Dilaporkan ke Presiden

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25

PEMERINTAH Tangani Kesehatan Mental Anak Lewat SKB Kementerian dan Lembaga

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:38

OKNUM SATPAM Pengedar Ekstasi di Pesisir Sungai Martapura Disergap Polisi

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:51

PERKARA FRAUD, Eks SBM dan RM BRI Tanjung Bobol 4,8 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:03

POLEMIK Kuota Internet Hangus: MK Panggil Operator Seluler

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:31

SEKOLAH Minim Peserta TKA tetap Bisa Akreditasi

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca