KALSEL-KALTIM Diprediksi Musim Kemarau di Bulan April

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi musim kemarau. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi musim kemarau. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mulai musim kemarau tahun ini lebih awal, salah satunya Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Menurut BMKG, sebagian kecil wilayah Kalimantan dan Sulawesi akan masuk musim kemarau pada April 2026.

Dilansir detikKalimantan, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan memaparkan pemicunya yaitu berakhirnya La Nina, yang melemah pada Februari dan sekarang bergeser ke fase netral.

BMKG menjelaskan, untuk fase El Nino yang memicu kondisi kering, diperkirakan mulai pertengahan tahun. Dalam hal ini, peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) merupakan penanda dimulainya musim kemarau.

Ardhasena memaparkan berdasarkan pantauan ini, maka awal kemarau di 325 ZOM atau 46,5% wilayah diprediksi maju (lebih cepat dari biasanya). Sementara, 173 ZOM atau 24,7% wilayah akan sama dari biasanya dan 72 ZOM atau 10,3% wilayah mundur dari biasanya.

Puncak Kemarau 2026
BMKG memperkirakan puncak kemarau di sebagian besar wilayah terjadi pada Agustus 2026. Namun, ada sebagian wilayah yang mengalami puncak kemarau pada Juli, yaitu:

Sebagian wilayah Sumatera
Kalimantan bagian tengah dan utara
Sebagian kecil Jawa
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Wilayah barat Pulau Papua.

Kemudian yang memasuki puncak kemarau pada Agustus adalah:

Sumatera bagian tengah dan selatan
Jawa Tengah
Jawa Timur
Sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi
Seluruh wilayah Bali dan Nusa Tenggara
Sebagian Maluku dan Pulau Papua.

Baca Juga :   NUZULUL QUR'AN 1447 di Mapolda Kalsel Hadirkan Ustaz Das'ad Latief Bersama Anak Yamin

Selanjutnya yang mengalami puncak musim kemarau pada September adalah:

Sebagian Lampung
Sebagian kecil Jawa
Sebagian besar NTT
Sulawesi bagian utara dan timur
Sebagian besar Maluku Utara
Sebagian Maluku
Sebagian kecil Pulau Papua.

Antisipasi Musim Kemarau 2026
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menekankan pentingnya langkah antisipasi bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga seluruh lapisan masyarakat. Di sektor pangan, para petani perlu segera menyesuaikan jadwal tanam dengan memilih varietas yang lebih hemat air, tahan kekeringan, serta memiliki siklus panen yang lebih singkat.

“Langkah ini harus dibarengi dengan penguatan sektor sumber daya air melalui revitalisasi waduk dan perbaikan jaringan distribusi demi menjamin ketersediaan air bersih bagi kebutuhan domestik maupun operasional PLTA di sektor energi,” ujarnya.

Selain manajemen air, kewaspadaan terhadap dampak lingkungan juga menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah perlu menyiapkan mekanisme respons cepat untuk menghadapi penurunan kualitas udara dan meningkatkan kesiapsiagaan di sektor kehutanan guna mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi prediksi ini merupakan bentuk peringatan dini (Early Warning) yang harus segera diterjemahkan menjadi aksi nyata (Early Action) oleh para pemangku kepentingan demi meminimalkan risiko bencana kekeringan di Indonesia,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel
PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin
DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca