SEKOLAH Minim Peserta TKA tetap Bisa Akreditasi

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati memberikan pemaparan mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam kegiatan Temu Jurnalis dan Buka Puasa Bersama Kemendikdasmen di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (4/3/2026) sore. (Antara/Hana Dewi Kinarina Kaban)

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati memberikan pemaparan mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam kegiatan Temu Jurnalis dan Buka Puasa Bersama Kemendikdasmen di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (4/3/2026) sore. (Antara/Hana Dewi Kinarina Kaban)

SuarIndonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan satuan pendidikan dengan jumlah peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sedikit sebagai sampel Asesmen Nasional tetap dapat melakukan akreditasi.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati mengatakan sekolah dengan jumlah sampel Asesmen Nasional yang tidak memadai atau bahkan tidak memiliki sama sekali sampel tetap dapat melakukan akreditasi, namun bukan reakreditasi otomatis.

“Jadi isu yang baru-baru itu tidak bisa akreditasi dan lain-lain itu tidak benar, tetap bisa akreditasi, tapi bukan re-akreditasi otomatis,” kata Rahmawati dalam kegiatan Temu Jurnalis dan Buka Puasa Bersama Kemendikdasmen di Kota Tangerang, Provinsi Banten pada Rabu (4/3/2026) sore.

Bagi sekolah-sekolah tersebut, ia mengatakan tetap dapat melakukan akreditasi dengan melalui tahapan visitasi oleh tim asesor karena tidak memiliki Rapor Pendidikan yang menjadi komponen penting dalam proses penilaian akreditasi.

“Jadi kalau Rapor Pendidikannya tidak memadai, maka tidak bisa reakreditasi secara otomatis, harus melalui tahap visitasi,” ucap Rahmawati dilansir dari AntaraNews.

Sejauh ini, pihaknya mencatat ada sekitar 9.000 satuan pendidikan dengan jumlah peserta TKA yang tidak memadai sebagai sampel Asesmen Nasional dari total keseluruhan satuan pendidikan yang mendaftar TKA 230 ribu sekolah.

Baca Juga :   PEMBENAHAN Menyeluruh Pelaksanaan SPMB 2026–2027 di Kalsel, .Hapus Stigma Sekolah Favorit

Sebagai informasi, integrasi TKA dengan Asesmen Nasional tidak akan mengubah sistem sebelumnya karena hanya menggabungkan mekanisme pelaksanaan.

Integrasi kedua alat ukur tersebut hanya pada level teknis pelaksanaan, sehingga keduanya tetap memiliki fungsi yang berbeda.

Asesmen Nasional akan tetap berfungsi sebagai alat ukur untuk mengevaluasi sistem pendidikan dengan hasil berupa Rapor Pendidikan, sementara TKA akan berfungsi sebagai alat ukur untuk mengevaluasi capaian belajar tiap murid dengan hasil berupa SHTKA bagi setiap peserta tes.

Oleh karena itu, apabila satuan pendidikan tidak memiliki murid sebagai peserta TKA, maka Rapor Pendidikan satuan pendidikan tersebut tidak akan terbit pada tahun 2027.

Di sisi lain satuan pendidikan dengan jumlah murid pendaftar TKA di bawah standar sampel Asesmen Nasional, maka Rapor Pendidikan satuan pendidikan tersebut akan berstatus tidak memadai pada tahun 2027. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan
RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat
MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD
DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an
YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca