SuarIndonesia — Pemerintah Iran telah mengumumkan 40 hari masa berkabung dan libur kerja selama seminggu setelah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei syahid dalam serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026), lapor kantor berita Fars.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya mengonfirmasi bahwa Khamenei telah syahid dalam serangan tersebut.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Agresi AS bersama sekutu terdekatnya di Timur Tengah itu tidak hanya menimbulkan kerusakan tetapi juga korban jiwa dan luka-luka di pihak sipil.
Agresi tersebut kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal ke wilayah Israel, serta ke sejumlah instalasi militer AS di Timur Tengah.
IRCS: 200 orang lebih tewas, dan 750 terluka
Sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka di Iran akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, kata Palang Merah Iran (IRCS) pada Sabtu.
“Sejauh ini, 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal,” kata organisasi tersebut seperti dikutip oleh kantor berita Mehr.
Tim penyelamat Iran dilaporkan mencatat serangan di 24 dari 31 provinsi di seluruh negara itu.
Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa mereka meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.
Beberapa waktu kemudian, Amerika Serikat (AS) juga melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut, menurut laporan Reuters, mengutip seorang pejabat AS.
Sebagai aksi balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket terhadap Israel. Teheran meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis tersebut terhadap Iran.
Serangan balasan Iran juga menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Tutup Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari.
“Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran,” kata Jabari kepada penyiar Al-Mayadeen.
Sebelumnya pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Perwakilan IRGC mengatakan bahwa Israel “salah perhitungan” dengan menyerang Iran.
Dengan mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, Kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke pembelajaran daring di tengah serangan AS dan Israel.
Gelar pemilihan Pemimpin Tertinggi
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani memastikan bahwa Majelis Ahli akan berkumpul pada Minggu dan memulai proses pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran untuk menggantikan Ali Khamenei yang gugur.
“Menurut pasal 111 Konstitusi Iran, dalam hal kematian pemimpin tertinggi, Majelis Ahli harus memilih pemimpin tertinggi yang baru secepatnya,” kata Larijani, sebagaimana disiarkan televisi nasional Iran.
“Majelis Ahli akan bersidang hari ini dan prosesnya akan dimulai,” ucap dia, menambahkan.
Ahmad Vahidi jadi komandan IRGC
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menunjuk Ahmad Vahidi sebagai komandan baru, setelah sebelumnya ia menjabat sebagai penasihat, demikian dilaporkan kantor berita Iran Khabar Online.
Vahidi ditunjuk untuk menggantikan Mohammad Pakpour, yang tewas dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini.
Serangan tersebut menyebabkan kematian komando tertinggi angkatan bersenjata Iran tersebut, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, yang merupakan panglima tertinggi angkatan bersenjata Iran, sebagaimana dikonfirmasi media pemerintah Iran pada Minggu.
Di antara mereka yang tewas adalah Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Komandan IRGC Pakpour, dan Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani. (*/ut)
*) Sumber: Sputnik/RIA Novosti/OANA/AntaraNews
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















