SuarIndonesia – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel), Irjen Pol Drs Rikwanto SH M.Hum, mengapresiasi kinerja jajaran.
Karena hampir semua kasus mengalami penurunan dan “Amazing” (luar biasa atau menakjubkan) untuk pengungkapan narkoba selama di tahun 2020.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja jajaran Polda Kalsel, karena selama Tahun 2019 hingga akhir Tahun 2020 ini adanya penurunan hampir seluruh jumlah kasus.

Meskipun ada beberapa mengalami sedikit kenaikan, namun akan terus kita evaluasi guna menekan angka kejahatan,” kata Kapolda Kalsel ketika press release akhir tahun 2020, di Aula Mathilda Batlayeri, Senin (21/12/2020).
Kapolda didampingi Wakapolda, Brigjen Pol M Agung Budijono dan Kabid Humas, Kombes Pol M Rifa’i serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel
Kapolda juga mengapresiasi kinerja Polri terkait pengamanan Pilkada serentak hingga berjalan aman dan kondusif.

Lainnya soal pendisiplinan protokol kesehatan, menekan angka kecelakaan lalu lintas, pemberantasan aksi kejahatan, penindakan penyalagunaan BBM dan Gas elpiji.
Soal penanganan bencana alam maupun penanganan kasus lainnya.
Disebut, jumlah kasus tindak pidana pada tahun 2019 ada 6.275 kasus dan selama tahun 2020 jadi 5.511 kasus.
Dan jumlah selesai tangani kasusnya tahun 2019 5.109 dan ditahun 2020 sebanyak 4.498.
Untuk kejahatan konvensional 4.071 kasus, turun menjadi 3.806.
Trannasional 1.779 menjadi 1.580. Kekayaan negara 423, turun menjadi 124.
Kontijensi 2 kasus menjadi 1 kasus. Total semua 6.275 menjadi 5.511 kasus yakni turunnya ada 764 kasus.
Kapolda juga memaparkan kasus illegal logging sebelumnya 59 kasus, turun menjadi 38 kasus.
Illegal mining dari 72 kasus turun menjadi 56 kasus. Kasus korupsi 35 kasus menjadi 19 kasus. Penyalagunaan BBM dari 216 kasus menjadi 164.
Sedangkan soal giat Operasi Yustisi lanjut kapolda, selama tahun 2020 ada sejumlah 171.105.
Kasus lain yakni laka lantas 806 kasus turun menjadi 614 kasus atau turunnya 24 persen.
“Penekanan angka semua itu, tak lepas kerja keras jajaran. Saya terimakasih,” tambah kapolda.
Dari semua itu pula, menjadi perhatian adalah pengungkapan kasus narkoba yang selama ini dalam jumlah besar.
Dari 1 Kg (Kilogram) dan 95 Kg dilakukan Polresta Banjarmasin dan jajaran. Hingga penungakapan lebih besar lagi yakni 200 Kg lebih dan terakhir 300 Kg oleh jajaran Dit Resnarkoba yang waktu itu dipimpin AKBP Budi Hermanto, selaku Wadir Resnarkoba dan sekarang Wadir Reskrimsus Polda Kalsel.
“Istilah anak gaul sekarang, pengungkapan itu amazing, saya salut dan pertahankan kinerja yang baik untuk kedepannya lebih baik lagi,” pungkas Irjen Pol Rikwanto. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















