IMIGRASI Deportasi WNA India

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Nunukan mendampingi WNA asal India berinisial AK (tengah) hingga proses check-in tiket di Bandara Soekarno Hatta untuk dipulangkan ke negara asalnya. (ANTARA/HO-Kantor Imigrasi Nunukan)

Foto Ilustrasi - Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Nunukan mendampingi WNA asal India berinisial AK (tengah) hingga proses check-in tiket di Bandara Soekarno Hatta untuk dipulangkan ke negara asalnya. (ANTARA/HO-Kantor Imigrasi Nunukan)

SuarIndonesia — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan l, Kalimantan Utara, mendeportasi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India berinisial AK (35) karena terbukti melanggar batas waktu izin tinggalnya di Indonesia.

“Tindakan deportasi ini dilaksanakan pada Kamis, 22 Mei 2025, bagian penegakan hukum keimigrasian,” kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Nunukan Fredy dalam keterangan diterima di Tanjung Selor, Bulungan, Senin (26/5/2025).

WNA berinisial AK, lahir di S Alagapuri, Tamil Nadu, India, pada 5 April 1990, dikenai tindakan ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Nomor WIM.18.IMI.4-636.GR.03.09 Tahun 2025.

Pelanggaran yang dilakukan AK adalah tidak segera meninggalkan wilayah Indonesia setelah masa izin tinggalnya habis, sebagaimana diatur dalam Pasal 78 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Fredy menjelaskan bahwa seluruh proses pengawasan keberangkatan AK dilakukan secara ketat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh tahapan pendeportasian berjalan sesuai dengan ketentuan, mulai dari keberangkatan dari Nunukan, check-in di Bandara Soekarno Hatta, hingga penyerahan dokumen perjalanan kepada petugas imigrasi bandara,” ujar Fredy, dilansir dari AntaraNewsKaltara.

AK diberangkatkan menggunakan maskapai IndiGo Airlines dengan tujuan akhir Mumbai, India.

Di Bandara Internasional Soekarno Hatta, petugas Inteldakim memfasilitasi proses check-in tiket dan menyerahkan paspor AK kepada petugas imigrasi bandara untuk penerbitan izin keluar.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Setelah semua dokumen lengkap, WNA tersebut diserahkan kepada pihak maskapai penerbangan dan diberangkatkan menuju Bandara Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India.

Fredy menambahkan bahwa kegiatan deportasi ini merupakan bentuk komitmen Imigrasi Nunukan dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban administrasi keimigrasian, khususnya terhadap orang asing yang berada di wilayah perbatasan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerja kami. Ini untuk menjaga kedaulatan serta memastikan bahwa semua pihak menaati aturan yang berlaku di Indonesia,” tuturnya.

Kantor Imigrasi Nunukan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk penanganan pelanggaran keimigrasian demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca