Suarindonesia – Hotel dan Tempat Hiburan Malam (THM), jadi sasaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) gencarkan kampaye anti narkoba.
BNNP Kalsel meminta kerjasama dan komitmen pengusaha atau pengelola Hotel dan THM yang ada di Banjarmasin untuk mencegah Narkotika.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang P2M BNNP Kalsel H Ifansyah kepada pihak para pengusaha maupun pengelola hotel di Banjarmasin, saat kegiatan sosialisasi bahaya peredaran Narkotika di Aula Kantor BNNP Kalsel, Kamis (21/2).
“Sosialisasi itu sebagai salah satu upaya mencegah dan menghindari masuknya peredaran narkoba di Provinsi Kalsel ini.
Mengingat Kalsel ada di urutan ke-6 pengguna narkoba terbesar se-Indonesia,” ujarnya.
Menurut dia, perang terhadap Narkotika pihaknya juga sudah menggendeng sejumlah kelompok masyarakat, kelompok, swasta, pemerintah, pelajar, mahasiswa dan kelompok pekerja.
“Semuanya ini diberikan pemahaman bahaya narkoba dan sejenisnya. Sehingga mereka dapat mencegah untuk tidak menggunakan narkoba atau sejenis lainnya,” kata dia.
Ia berharap, dengan langkah prventif itu dapat mencegah generasi muda terjerumus lembah Narkotika, seperti sabu, ganja, ekstasi dan sebagainya.
Sehingga, ungkapnya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi. Pencegahan masuknya barang haram itu dilakukan, untuk mendukung imej Kalsel sebagai kota agamis dan religius. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















