HANTA, Tapi Air PDAM Masih Aman Dikonsumsi

- Penulis

Selasa, 15 Oktober 2019 - 21:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meskipun air PDAM Bandarmasih kini terasa hanta tetapi hasil produksi air dari pabrik banyu ini masih aman untuk dikonsumsi. Karena memang kondisi air baku yang sudah diolah sudah melalui berbagai cara tetapi belum bisa menekan rasa hantanya.

“Terus terang suplai bayu atau air PDAM Bandarmasih dalam sepekan ini berubah rasa. Dari yang biasanya segar kini menjadi agak terasa ada asin nya,’’ ucap Humas PDAM M Nur Wahid saat memberikan pengarahan, di hadapan Dharma Wanita PDAM Bandarmasih, Selasa (15/10/2019).

Jadi, katanya, sampai sekarang belum bisa merubah air PDAM dari rasa hanta. “Iya seperti air ‘zamzam’ tanda kutip , rasa ada gurih-gurih sedikit asin,” ujar Wahid membenarkan.

Tetapi, menurutnya, pihaknya bersyukur suplai menjadi lebih lancar dibandingkan beberapa hari sebelumnya tatkala kemarau tak kunjung hujan yang berujung PDAM mengurangi produksinya hingga 30 persen akibat bahan baku berkurang dan beberapa sumber air tercemar air laut, asin.

“Hampir semua pelanggan merasakan air ledeng yang berubah rasa, termasuk kami juga ikut merasakan,’’ katanya.

Kebijakan ini dilakukan ketimbang ledeng macet, sehingga dipilih hanta tetapi air lancar. Ia juga mengaku dengan rasa demikian, banyak yang komplain untuk sementara ada yang tidak menggunakan air ledeng untuk konsumsi minum karena berasa aneh.

Baca Juga :   DISAMBUT APLAUS !, Andi Rudi - H Bahsanuddin Mampu Jawab Semua Pertanyaan Panelis

Sebab, ujarnya, walau dibikin air teh tetap terasa tidak segar. Di sejumlah kawasan air ledeng dirasakan berubah rasa diduga bahan baku telah tercemar air asin dampak kemarau, katanya.

Wahid juga menjelaskan pada anggota Dharma Wanita, PDAM Bandarmasih beberapa kali sempat mengalami krisis air akibat adanya intrusi air laut hingga berada di angka 6.000/mg, yang sekarang sudah menurun drastis hingga 500 per mg.

“Karena pengetahuan pengelolaan air tidak hanya para suami nya saja yang tahu, namun para isterinya pun wajib bisa menjelaskan dengan baik dan benar jika masyarakat menanyakan,” jelasnya.

Khusus menjawab pertanyaan mengapa air PDAM dijual mahal? Menurut Wahid, karena selain pengambilan air yang letaknya jauh membutuhkan cost dari biaya listrik hingga pengolahan air yang dialirkan sampai rumah membutuhkan biaya tentunya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca