Geoportal di Kalsel Belum Maksimal

- Penulis

Senin, 17 Desember 2018 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Fajar Desira

Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) sudah sejak lama memanfaatkan layanan Geoportal, hanya saja diakui masih belum maksimal.

“Program satu peta sudah dimulai sejak 2011 oleh badan informasi geospasial.

Hanya saja setiap tahun kan datanya harus diupdate,’’ jelas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, baru-baru tadi.

Hanya diakui Fajar update data melalui layanan Geoportal belum semuanya tersedia. Sebab, hal tersebut tergantung daerah atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.

Fajar menyebut, sistem perencanaan akan semakin dimudahkan bahkan tepat sasaran apabila update data di Geoportal sudah maksimal.

“Perencanaan sangat terbantu, karena kita akan mengetahui ketika misalnya menurunkan angka kemiskinan dari data yang di-update apa aja yang kurang.

Misal akses jalan kurang maka diarahkan ke dinas pekerjaan umum, atau sarana sekolah yang kurang maka diarahkan ke dinas pendidikan,’’ bebernya.

Menurut Fajar, saat ini di Geoportal Pemprov belum semua SKPD menginput data lengkap dan detail.

Hanya ada beberapa SKPD yang sudah detail, seperti dinas pekerjaan umum.

Begitupula dengan pemerintah kabupaten/kota, hanya baru tiga daerah yang terintegrasi. “Melalui Geoportal ini tidak ada lagi tumpang tindih kebijakan.

Baca Juga :   GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan

Misalnya dinas enegi dan sumber daya mineral mau mengeluarkan izin usaha pertambangan tinggal melihat Geoportal apakah di lokasi tersebut tata ruangnya sesuai atau tidak, jika tata ruangnya bukan untuk tambang maka bisa menghindari kebijakan ganda.

Catatannya semua daerah dan SKPD menginput data ke geoportal,’’ ucapnya.

Jika tidak menggunakan Geoportal, maka penyusunan perencanaan dikatakan Fajar menggunakan tabel dan data numerik biasa. Yang resikonya bisa kurang tepat sasaran. “Sedangkan di Geoportal baik itu gubernur, menteri, sampai presiden bisa mengakses data.

Data yang dihasilkan juga farsial. Kita di Pemprov sudah menggunakan ini tapi belum sepenuhnya.

Makanya kemarin kita mendapatkan penghargaan Bumandhala Simpul Jaringan Informasi Geopasial 2018.

Data di Geoportal setiap tahun harus diupdate, jadi membangun Geoportal juga harus tiap tahun,’’ ujarnya (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca