GELORAKAN Gerakan Tanam Satu Pohon untuk Indonesia

- Penulis

Selasa, 2 Juli 2024 - 21:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi gerakan tanam satu pohon untuk Indonesia. [ANTARA/Dedi]

Aksi gerakan tanam satu pohon untuk Indonesia. [ANTARA/Dedi]

SuarIndonesia — Perkumpulan pemuda dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) selama sebulan penuh pada 1-30 Juni 2024 menggelorakan gerakan menanam satu pohon untuk Indonesia sebagai upaya mengatasi perubahan iklim.

“Ini merupakan gerakan amal atau gerakan kerelawanan yang mengajak kita semua, siapa pun kita, menanam minimal satu pohon di bumi Indonesia,” ujar salah satu inisiator Gerakan Satu Pohon Indonesia, Beny Than Heri, di Pontianak, dikutip dari AntaraNews, Selasa (2/7/2024).

Ia menambahkan bahwa gerakan tersebut hadir karena dua hal, yaitu masalah dan potensi. Untuk masalah menurutnya berkurangnya jumlah pohon akibat alih fungsi lahan dan penebangan liar.

“Berkurangnya pohon menjadi bencana alam atau berdampak negatif pada perubahan iklim seperti pemanasan global, suhu bumi meningkat, banjir, longsor, kekeringan, polusi udara dan lainnya,” kata dia.

Terkait potensi sendiri, saat ini ada sekitar 1,3 juta pemuda di Provinsi Kalbar. Jika 10 persen saja pemuda di Kalbar ikut menanam satu pohon, maka akan tertanam 130.000 pohon.

“Jika dikalibrasikan jarak tanam pohon 5 x 5 meter, maka sama juga kita telah menghijaukan 325 hektare lahan. Itu potensi dan peran yang bisa diambil pemuda di Kalbar untuk menjaga dan mencintai bumi ini,” kata dia.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

Ia mengajak semua pihak secara sukarela untuk menanam satu pohon jenis pohon apapun atau bebas sesuai keinginan dan ketersediaan.

“Lokasi tanamnya juga bebas, boleh di halaman rumah, kantor, fasum, kebun dan lainnya. Waktu penanamannya pun bebas saja, boleh pagi, siang atau sore, sesuaikan dengan sumber daya waktu masing-masing,” kata dia.

Menurut dia, setelah menanam pohon ia mengajak untuk berfoto dulu dengan pohonnya untuk kampanye, kemudian pohon dipantau selama satu tahun untuk memastikan tumbuh baik, tidak mati, rusak atau hilang.

“Ingat kawan, bumi kita satu, untuk itulah kenapa penting kita jaga kelestariannya bersama-sama,” ajak dia.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Kalbar, Harrison, mengatakan bahwa Pemprov Kalbar terus berkomitmen menjaga lingkungan hidup di wilayah ini.

Dia mengatakan bahwa untuk mengantisipasi deforestasi banyak langkah yang sudah diambil. Salah satunya dengan penanaman pohon.

“Kita juga sudah punya mekanisme reboisasi dan penanaman kembali. Kita juga telah melakukan kajian lingkungan hidup, sehingga kita mengetahui langkah-langkah yang harus kita ambil ke depannya apabila industri tersebut beroperasi,” katanya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan
KARANTINA KALBAR Cegah Perdagangan Satwa Liar di Perbatasan
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:40

PEMDA Diminta tidak Lengah Meski Inflasi Terkendali

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07

PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca