GARY Wang, Pendiri Kripto FTX Akui Lakukan Penipuan Bersama Sam Bankman-Fried

- Penulis

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 00:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sam Bankman-Fried, mantan CEO bursa pertukaran kripto mengaku melakukan penipuan bersama Gary Wang, salah satu pendiri Kripto FTX. (REUTERS/Dante Carrer)

Sam Bankman-Fried, mantan CEO bursa pertukaran kripto mengaku melakukan penipuan bersama Gary Wang, salah satu pendiri Kripto FTX. (REUTERS/Dante Carrer)

SuarIndonesia — Gary Wang, salah satu pendiri FTX, mengaku melakukan penipuan bersama Sam Bankman-Fried, mantan bos bursa pertukaran kripto tersebut.

Wang mengklaim penipuan itu atas arahan Bankman-Fried.

Melansir CNNBusiness, Kamis (6/10/2023), pengakuan itu Wang sampaikan dalam persidangan kasus penipuan yang melibatkan Bankman-Fried.

Wang mengatakan mereka melakukan berbagai kejahatan keuangan terkait dengan pengawasan terhadap pertukaran kripto FTX yang sekarang bangkrut.

Gary Wang, salah satu pendiri FTX.

Wang memberikan penjelasan yang sesuai dengan klaim pemerintah dan menguatkan laporan media tentang berbagai keuntungan khusus yang diciptakan FTX dan kemudian disembunyikan untuk Alameda Research.

Jaksa berpendapat bahwa FTX mengalihkan rekening pelanggan langsung ke rekening bank yang dikendalikan oleh Alameda yang secara resmi tidak terhubung ke FTX. Namun, kedua perusahaan memang sama-sama didirikan oleh Bankman-Fried.

Dengan melakukan hal tersebut, pemerintah AS mengatakan FTX menipu pelanggan tentang keberadaan dana mereka dan bagaimana dana tersebut digunakan.

Sementara itu, Wang mengatakan Alameda diizinkan untuk melakukan ‘penarikan tanpa batas’ dari pelanggan FTX.

Ketika ditanya oleh Asisten Jaksa AS Nicolas Roos apakah keuntungan tersebut pernah diungkapkan kepada pelanggan atau investor, Wang menjawab tidak pernah.

Baca Juga :   UPZ Bank Kalsel Salurkan Rp3,89 Miliar untuk 20.082 Penerima Manfaat

Sementara itu, Bankman-Fried merasa tidak bersalah terkait sejumlah tuduhan penipuan yang ditujukan kepadanya.

Bankman-Fried, yang pernah dipuji sebagai wajah publik industri kripto, didakwa atas dua tuduhan penipuan secara elektronik (wire fraud) dan enam tuduhan tuduhan terkait konspirasi atas perannya dalam apa yang disebut oleh seorang jaksa federal sebagai penipuan terbesar.

Selain untuk Alameda Research, ia dituding mencuri dana pelanggan FTX untuk kampanye politisi dari kedua partai untuk mempengaruhi kebijakan publik. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026
KKP Bagikan Gratis 4.582 Kapal Ikan Modern ke Nelayan
KEBUT REGULASI Perlindungan Pekerja Tekan Lonjakan PHK, dI Kalsel Menembus Angka 3.444 Kasus
VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18