SuarIndonesia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan seluruh armada hasil program modernisasi yang meliputi 4.582 kapal perikanan nasional akan didistribusikan secara gratis kepada nelayan di seluruh Indonesia.
“Program modernisasi kapal perikanan dari berbagai sumber pendanaan ini seluruhnya akan diberikan gratis kepada nelayan,” kata Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP Mochamad Idnillah di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Penyiapan armada kapal modern berbahan baja dan aluminium tersebut diharapkan dapat mendongkrak Nilai Tukar Nelayan (NTN) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dilansir Antara, Idnillah mengungkapkan, sekitar 91 persen armada kapal ikan di Indonesia saat ini masih berbahan dasar kayu. Selain memicu isu lingkungan, penggunaan kapal tradisional tersebut belum didukung teknologi palka dan sistem pendingin yang memadai.
Oleh karena itu, ia menyebut, modernisasi armada di antaranya diarahkan pada perbaikan teknologi penyimpanan dingin (cold storage) di palka kapal. Langkah ini dilakukan agar kualitas hasil tangkapan nelayan tetap terjaga sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar.
Ia menyampaikan target pengadaan 4.582 kapal tersebut diproyeksikan rampung sepenuhnya pada 2029, bertepatan dengan periode lima tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Guna mempercepat proses, Idnillah mengatakan, KKP saat ini tengah menyusun draf Instruksi Presiden (Inpres) agar proyek modernisasi kapal ikan ini dapat ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain itu, KKP juga telah menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas (Satgas) Modernisasi Kapal.
Dari total target 4.582 kapal, sebanyak 1.582 unit berukuran 30 gross tonnage (GT), 200 GT, hingga 500 GT akan dibangun melalui kerja sama Indonesia–Inggris. Pembangunan skema pertama ini diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp40,43 triliun.
Adapun 3.000 unit lainnya, yang mencakup ukuran 30 GT hingga kapal berkapasitas besar skala industri, direncanakan melalui PT Agrinas Jaladri Nusantara (AJN), dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp194,12 triliun.
Secara keseluruhan, total kebutuhan anggaran untuk memodernisasi 4.582 kapal ikan hingga 2029 diperkirakan mencapai Rp234,55 triliun. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















