ENAM UMK Palangka Raya Lolos Pertamina UMK Academy Kelas Nasional

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Agus Lindri (kiri), Coach MarkPlus Institute Nila Kresna (tengah) dan pemilik Indang Apang saat pendampingan di Indang Apang Galeri di Palangka Raya. Kamis (10/10/2024). (ANTARA/Rendhik Andika)

Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Agus Lindri (kiri), Coach MarkPlus Institute Nila Kresna (tengah) dan pemilik Indang Apang saat pendampingan di Indang Apang Galeri di Palangka Raya. Kamis (10/10/2024). (ANTARA/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Sebanyak enam usaha mikro kecil di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dinyatakan lolos pada Program Pertamina UMK Academy kelas nasional 2024.

“Keenam UMK Palangka Raya menjadi bagian dari 523 UMK dari seluruh Indonesia yang lolos pada program yang sama. Mereka tengah masuk dalam tahapan pembinaan bisnis hingga Desember mendatang,” kata Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Agus Lindri di Palangka Raya, Kamis (10/10/2024), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan hal itu di UMK Indang Apang Galeri di Palangka Raya di sela pendampingan bisnis secara tatap muka yang dilakukan MarkPlus Institute selaku mitra Pertamina pada Program Pertamina UMK Academy.

“Khusus untuk Indang Apang yang produknya berkategori kerajinan dan craft, coaching yang dilakukan masuk kategori go global. Artinya berpotensi menuju penjualan luar negeri atau ekspor,” katanya.

Khusus di Palangka Raya enam UMK yang lolos peserta nasional. Terdiri atas dua kelas Go Digital dan empat Kelas Go Global.

Pada akhir program akan dipilih para peserta terbaik dari setiap kelas yang akan mendapatkan alat hibah produksi dengan total nilai ratusan juta rupiah.

Manajer SMEPP Pertamina Dewi Sri Utami mengatakan saat ini Pertamina UMK Academy 2024 telah memasuki skala nasional yang merupakan kelanjutan dari program tingkat regional.

Pada skala regional, dari 8.500 pendaftar, sekitar 1.686 UMK mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 523 UMK mengikuti Pertamina UMK Academy tingkat nasional.

Sebanyak 523 peserta UMK Academy nasional dibagi ke dalam empat kelas Go yakni Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global.

Mereka mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif dan eksklusif secara hybrid, serta tugas yang berdampak langsung pada kondisi usaha UMK.

Coach MarkPlus Institute Nila Kresna menerangkan pendampingan dan pembinaan ini dilakukan secara “one on one”. Merupakan kegiatan “coaching private” setiap peserta UMK academy kelas nasional untuk diskusi mengenai rencana usaha, hingga eksekusi dalam pengembangan usaha ke depan secara lebih detail dan fokus.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

“Peserta bisa berkonsultasi terkait kendala dan tantangan yang dihadapi untuk didiskusikan hingga menemukan solusi bersama agar usaha lebih berkembang pesat,” katanya.

Dia menerangkan pendampingan ini dilakukan melalui empat tahap. Pendampingan dilakukan secara berkala dimulai dari pemetaan kekuatan produk, peluang pasar, kekuatan manajemen, arah pengembangan produk dan sebagainya.

“Bentuk pendampingan pada setiap UKM tidak semuanya sama karena disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan dan tujuan serta target masing-masing UMK,” kata di sela kunjungan di Indang Apang Galeri.

Pemilik Indang Apang Amelia Agustina mengatakan kehadiran Pertamina melalui berbagai program termasuk Pertamina UMK Academy menjadikan dirinya semakin bersemangat untuk mengembangkan dan menaikkan kelas usahanya.

“Beberapa produk telah tembus pasar luar negeri. Saat ini penjajakan ke Chile dan sebagian kecil produk juga telah tembus pasar Jepang,” katanya.

Dia pun mengaku, mengikuti sejumlah kegiatan dari Pertamina mulai dari pelatihan manajemen, teknik penjualan, konsultasi terkait kendala dan pengembangan usaha.

“Kami juga mendapat masukan jika ada kendala serta banyak lagi manfaatnya. Kami juga diajak berpartisipasi dalam event lokal, regional dan nasional,” kata Amel.

Dia menerangkan produk Indang Apang sendiri berfokus pada kriya atau produk kerajinan tangan dan fashion berbahan dasar rotan yang dipadukan dengan bahan kulit asli ataupun kulit sintetis.

“Ada tas, sepatu, baju, dompet, gantungan kunci dan lainnya. Untuk produk ada yang standar buatan kami, namun kami juga menerima produk custom sesuai permintaan pelanggan,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi
HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng
TELAH DITEMUKAN 160 Korban KM Virgo Transport-8 dan 52 Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca