SuarIndonesia – Hingga Jumat (25/9/2026) pukul 12.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah menemukan 160 korban, terdiri dari 108 orang selamat dan 52 orang meninggal dunia.
Operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Laut Jawa terus diintensifkan dengan mengedepankan koordinasi antarpersonel dan seluruh unsur yang terlibat, demi mempercepat proses pencarian, evakuasi, serta penanganan para korban.
Terbaru, sebanyak 10 korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan melalui operasi pencarian di sejumlah titik perairan dan wilayah pesisir.
Dari jumlah tersebut, lima korban berhasil dievakuasi oleh Tim Penyelam Gabungan Basarnas. Seluruh korban kemudian dibawa ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai untuk selanjutnya dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter HR-3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Kalimantan Selatan.
Sementara itu, tiga korban lainnya ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
Dua korban tambahan ditemukan di wilayah Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Kelima korban yang ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Sukamara sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani penanganan lebih lanjut.
Operasi dilakukan melalui penyelaman di bawah air, penyisiran permukaan laut, serta dukungan pemantauan udara.
Seluruh unsur SAR dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian dan menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi mengarah pada keberadaan korban.
Kepala Basarnas menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan.
“Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Kepala Basarnas. (*/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















