EMPAT Ribu Mayat Diduga Dicuri untuk Cangkok Tulang

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 21:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi. Perusahaan China diduga mencuri sekitar 4 ribu mayat dari krematorium dan laboratorium medis untuk cangkok tulang. (Foto: created by Dall.E)

Foto Ilustrasi. Perusahaan China diduga mencuri sekitar 4 ribu mayat dari krematorium dan laboratorium medis untuk cangkok tulang. (Foto: created by Dall.E)

SuarIndonesia — Perusahaan China Shanxi Aorui Biomaterials diduga mencuri lebih dari 4.000 mayat dari krematorium dan laboratorium medis.

Pimpinan umum perusahaan tersebut, seorang tersangka dengan nama keluarga Su, dilaporkan mengakui kepada pihak berwenang bahwa ia telah mencuri lebih dari 4.000 jenazah manusia dari pemakaman di Yunnan, Chongqing, Guizhou, dan Sichuan.

Dikutip CNNIndonesia dari media yang berbasis di Hong Kong, South China Morning Post (SCMP) pada Jumat (9/8/2024) melaporkan dugaan pencurian itu untuk cangkok gigi.

Tulang-tulang dalam mayat itu nantinya digunakan untuk tulang alogenik.

Cangkokan alogenik digunakan saat pasien tak punya kepadatan tulang yang cukup untuk cangkok. Namun, tulang biasanya diambil dari pasien yang menjalani operasi seperti penggantian pinggul atas izin dia.

Dugaan pencurian ini menjadi perbincangan usai pengacara kriminal merilis rincian kasus di media sosial.

Dalam unggahan itu perusahaan Shanxi diduga membeli mayat dan anggota tubuh secara ilegal dari Provinsi Sichuan, Guangxi, dan Shandong.

Mayat-mayat itu diambil dengan cara dipotong secara kasar agar mudah diangkut.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Perusahaan tersebut memperoleh laba hingga 380 juta yuan dalam periode ini. Sebagian laba itu berasal dari hasil penjualan tulang untuk cangkok gigi.

Presiden perusahaan Beijing Yongzhe Law Firm, Yi Shenghua, mengatakan polisi di Taiyuan sedang menyelidiki tuduhan tersebut.

Juru bicara kejaksaan Taiyuan, Yi Shenghua, mengonfirmasi sedang menyelidiki tuduhan tersebut.

“Sebuah kelompok kriminal mencuri dan menjual kembali mayat untuk mendapatkan keuntungan,” kata dia pada Kamis (8/8/2024).

Namun, jubir itu enggan mengungkap lebih jauh, dan hanya mengatakan penyelidikan perlu waktu lebih lama karena kasus yang “cukup rumit”.

Polisi telah menyita lebih dari 18 ton tulang dan lebih dari 34.000 produk setengah jadi dan produk jadi.

Industri pemakaman yang dikelola negara menjadi sorotan karena serangkaian penangkapan oleh penyelidik antikorupsi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca