DUA Orang Tewas, Penembakan di Restoran

- Penulis

Jumat, 22 September 2023 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Swedia berjaga di area yang menjadi lokasi penembakan maut (TT News Agency/Henrik Hansson via REUTERS)

Polisi Swedia berjaga di area yang menjadi lokasi penembakan maut (TT News Agency/Henrik Hansson via REUTERS)

SuarIndonesia — Insiden penembakan mematikan terjadi di sebuah restoran yang ada di wilayah Swedia bagian timur. Sedikitnya dua orang dilaporkan tewas, dengan pelaku penembakan masih dalam pengejaran.

Seperti dikutip detikNews dari Reuters, Jumat (22/9/2023), kepolisian setempat melaporkan bahwa beberapa orang dilarikan ke rumah sakit setelah penembakan terjadi pada Kamis (21/9) tengah malam di sebuah restoran yang ada di kota kecil Sandviken, yang berjarak 190 kilometer sebelah utara Stockholm.

Dua orang di antaranya, sebut kepolisian setempat, meninggal dunia akibat luka-luka yang mereka derita.

Kepolisian Swedia menduga penembakan fatal ini sebagai bagian dari meningkatnya tindak kekerasan di antara geng-geng kriminal yang ada di negara tersebut.

Swedia diguncang gelombang penembakan dan pengeboman dalam beberapa tahun terakhir, dan tindak kekerasan semacam itu semakin intensif dalam beberapa bulan terakhir hingga menjadi peristiwa yang terjadi hampir setiap hari.

“Kami sedang menyelidiki keterkaitannya dengan penembakan yang terjadi di masa lalu di Sandviken, dan juga dengan gelombang kekerasan baru-baru ini,” ucap juru bicara kepolisian setempat, Magnus Jansson Klarin, kepada kantor berita Swedia, TT.

“Ini mungkin ada hubungannya dengan lingkungan kriminal, tapi saya tidak bisa mengatakan kelompok mana yang dimaksud,” ujarnya.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Lebih lanjut, Jansson Klarin menyebut bahwa kepolisian menduga salah satu korban tewas merupakan target sebenarnya dari penembakan ini, sedangkan tiga korban lainnya — satu tewas dan dua luka — kemungkinan besar adalah korban acak yang tidak disengaja.

Identitas dua korban tewas tidak diungkap ke publik, hanya disebutkan bahwa dua orang yang tewas berusia 20-an tahun dan 70-an tahun.

Kepolisian setempat, seperti dilansir Associated Press, belum melakukan penangkapan satu pun tersangka terkait penembakan fatal itu. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18