Ditengah Pisah Sambut, Massa Demo Minta Tuntaskan Berbagai Kasus dari ‘PR’ Kajati yang Lama

- Penulis

Senin, 8 Juli 2019 - 21:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Aksi demo kembali dilakukan Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), melakukan aksi di tengah suasana pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel), Senin (8/7).

Massa LSM menuntut penyelesaian beberapa “PR’ (pekerjaan rumah) yakni tangani berbagai kasus  yang dilaporkan dan dianggap belum tuntas ditangani hingga Kajati yang lama berganti kepada Kajati yang baru.

Koordinator aksi H Din Jaya yang juga Ketua LSM Forpeban Kalsel dalam orasinya membeberkan sejumlah kasus korupsi yang belum tuntas yang terjadi di Kalsel.

“Kasus korupsi yang terjadi di Kalsel, kami melihat hanya beberapa orang yang ditangkap.

Padahal masih banyak tersangka yang lain yang belum diproses.

Bahkan hanya bawahannya saja yang dijerat sedangkan dedengkotnya masih bebas berkeliaran,” teriaknya melalui orasi tersebut.

Orasinya yang disampaikan di depan Kantor Kejati Kalsel di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin, mengingatkan lembaga kejaksaan agar profesional dalam menyelesaikan kasus.

“Jangan setengah-setengah dalam menyelesaikan kasus, proses sampai ke akarnya,” ucapnya.

Dan inilai  poin kasus korupsi yang dipaparkan dari tahun 2010 hingga tahun 2019.

Tahun 2010 kasus dana Bansos yang terjadi di dalam tubuh DPRD Provinsi Kalsel yang melibatkan anggota Dewan periode tahun 1999-2014 disinyalir masih belum tuntas.

Kemudian dugaan KKN  pada proyek Kementerian PUPR penyediaan perumahan Provinsi Kalsel tahun anggaran 2018.

Juga  usut tuntas kasus dugaan Mark Up atau korupsi pengadaan lahan Muara Tapus Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2016

Baca Juga :   MENKOMDIGI: 10 Pegawai Tersangka Mafia Akses Judol Sudah Diberhentikan

Terkait kasus Muara Tapus ini, sebelumnya  sudah pernah menggelar aksi yang sama pada minggu yang telah lewat.

Ia mengatakan kalau memang dalam pembelian lahan ini telah terjadi perbuatan korupsi yang merugikan keuangan negara, maka penyidik kejaksaan harus benar-benar serius menangani kasus tersebut.

Ia pun meminta penyidik Kejaksaan Agung RI untuk tidak tebang pilih dalam menyidik kasus ini.

Sebelumnya pada pekan lalu dengan mengambil tempat di kantor Kejari Hulu Sungai Utara, penyidik dari Kejaksaan Agung RI telah memeriksa beberapa orang yang diduga mengetahui pembelian lahan di Muara Tapus, antara lain mantan Sekda, anggota dewan di DPRD HSU serta yang lainnya.

Kemudiajn pembelian lahan oleh pemkab HSU dari seorang warga diduga telah terjadi penggelembungan harga, padahal harga yang berlaku hanya Rp70 ribu per meter persegi.

Namun dibeli dengan harga Rp420 ribu per meter persegi dari luas lahan sebanyak 4 hektare.

Sementara itu Kasi Penkum Kejati Kalsel, Makhpujat SH yang menemui para pendemo mengatakan, berbagai berkas dan dokumen yang diserahkan olah pihak OKP dan LSM akan terlebih dahulu dipelajari

“Kami berharap kepada Kajati yang baru,i Arie Arifin SH MH, mendukung pemberantasan kasus korupsi yang ada di daerah ini,” ujar massa lagi. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca