DISOROT Minimnya Sarana dan Prasarana Anjungan Kalsel di TMII, Ini Langkah Komisi IV DPRD

- Penulis

Kamis, 4 Maret 2021 - 16:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengembangan seni budaya Kalimantan Selatan (Kalsel) di ibukota Jakarta harus terlihat, khususnya di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Sebagai etalase atau gambaran Kalsel, untuk dijadikan bahan promosi wisata di banua,” kata Ketua Komisi IV HM Lutfi Saifuddin, S.Sos kepada awak media Kamis (4/3/2021).

Lutfi menambahkan, saat pihaknya kunjungan kerja (kunker) ke kantor penghubung di Jakarta, meminta informasi dan program kerja tahun 2021 2022, dan mengetahui kondisi dan fasilitas Anjungan Kalsel di TMII,

“Sarana dan prasarana kita sangatlah minim di anjungan TMII.

Baik peralatan maupun perlengkapan alat musik dan alat tradisional, bahkan pakaian adat yang masih kurang, padahal ini sangat penting” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan akan berupaya memperjuangkan anggaran untuk pengelolaan Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin, S.Sos

Lanjutnya, bisa memperbaiki kesalahan terdahulu, dengan melengkapi prasarana baju seni dan baju budaya.

Baca Juga :   REALISASI Investasi di Kalsel Peringkat 17 Nasional

“Jangan sampai kekurangan, apalagi saat pelaksanaan kebudayaan Kalsel di ibukota.

Pentingnya menunjukkan dengan menampilkan ciri khas Kalsel, tidak mencampuradukkan budaya asli benua dengan budaya wilayah lain,” ucapnya.

“Jangan terkesan memaksakan menunjukkan baju ciri khas kalsel bercampur dengan baju adat daerah yang lain,” bebernya

Politisi Gerindra ini juga menyoroti masalah busana daerah yang tidak menunjukan kekhasan wilayah Banjar.

Nahkan terkesan memaksakan mirip provinsi lain di Kalimantan, yakni busana Dayak.

“Walaupun memang ada daerah yang menyerupai, tapi pakaian adat Banjar kan berbeda dengan pakaian adat Dayak,”imbuhnya

Dengan harapan ini jangan sampai terjadi lagi, memang kelihatannya kecil, namun bisa merusak ciri khas seni dan budaya Kalsel.

“Majunya pembangunan bukan hanya dilihat dari infrastruktur namun juga bagaimana melestarikan kesenian dan budaya,” tutupnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca