DILUNCURKAN Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meluncurkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Palangka Raya, Jumat (9/5/2025). (Foto: ANTARA/Rendhik Andika)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meluncurkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Palangka Raya, Jumat (9/5/2025). (Foto: ANTARA/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meluncurkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka menanamkan kebiasaan-kebiasaan positif pada anak untuk membentuk pribadi yang hebat.

“Kebiasaan ini kami kembangkan sebagai upaya memperkuat gerakan pembangunan karakter bangsa melalui pembiasaan aktivitas positif sejak dini,” kata Abdul Mu’ti saat peluncuran program di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) di Palangka Raya, Jumat (9/5/2025).

Dia menambahkan bahwa itu juga bertujuan untuk memperkuat generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, iman dan takwa serta akhlak mulia melalui pembiasaan sejak dini.

Abdul Mu’ti menerangkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat itu adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Kebiasaan-kebiasaan ini mencerminkan tradisi yang berakar kuat pada agama dan budaya,” kata Abdul.

Dia mengatakan, kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu merupakan fondasi untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, spiritual, dan sosial.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini menyasar pada anak-anak mulai dari tingkat PAUD hingga SMA.

Pada acara yang dihadiri Gubernur dan Wakil Gubenur Kalteng, TNI, Polri, Kepala Daerah dan Dinas Pendidikan di 14 kabupaten dan kota di Kalteng serta ribuan peserta mulai dari siswa SD hingga SMA, mahasiswa dan guru itu, Mendikdasmen juga memperkenalkan gerakan sebelum pembelajaran di sekolah, yang disebut dengan Gerakan Senam Indonesia Hebat.

“Kami akan memperkenalkan gerakan sebelum pembelajaran di sekolah, yaitu senam pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama. Gerakan ini hanya berlangsung selama 10 menit, dan diharapkan dapat menanamkan semangat positif pada anak-anak sebelum memulai pembelajaran,” katanya.

Baca Juga :   KABUT ASAP MEMBURUK, Siswa PAUD-SD Palangka Raya Diimbau Belajar di Rumah

Rektor UMPR Dr Muhammad Yusuf selaku tuan rumah pelaksanaan pencananan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Provinsi Kalteng mengatakan, pihaknya juga selalu siap mengambil peran dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng lewat jalur pendidikan.

Salah satu wujud konkret seperti adanya kerja sama dengan pemerintah daerah dalam memfasilitasi para pegawai dan guru meningkatkan kualitas pendidikan lewat perkuliahan.

Kemudian juga melalui kerja sama program beasiswa perkuliahan bagi pemuda di Kalimantan Tengah dalam rangka menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.

“Ini juga sesuai salah satu upaya dan peran Muhammadiyah dalam mendidik dan mencerdaskan masyarakat Kalimantan Tengah lewat jalur pendidikan di Amal Usaha Muhammadiyah,” kata Muhammad Yusuf, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran pada kesempatan yang sama mengatakan pemerintah provinsi menyambut baik dan mendukung penuh program pemerintah pusat dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Provinsi Kalimantan Tengah siap berpartisipasi dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS), dengan mengusulkan penambahan Unit Sekolah Baru (USB) untuk jenjang Pendidikan Dasar Menengah,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca