DIDUKUNG SE, Larangan Mainan Lato-Lato di Sekolah

SuarIndonesia – Menyusul larangan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengeluarkan Surat Edaran Larangan Memainkan Lato-Lato dalam lingkungan Sekolah terus mendapatkan dukungan khususnya para guru dan para orang tua hingga Kepala Sekolah.

Bahkan Surat Edaan bernomor 420/206-Skr/Diperdik tanggal 10 Januari 2023 berisi larangan penggunaan lato-lato d7uhi satuan pendidikan.

Surat Edaran ini ada 2 poin utama yaitu melarang anak didik membawa alat permainan lato-lato ke sekolan dan pengawasan ekstra dari orang tua agar memastikan keamanan permainan lato-lato terhadap diri sendiri, orang lain atau lingkungan tempat tinggal.

Keluarnya Surat Edaran ini membuat sejumlah sekolah melakukan razia dan menyita alat permainan yang mengeluarkan suara tek-tek ini.

Guru Pengajar Sekolah Kelas 3 SDN Sungai Miai 5, Akhmad Syuki mengatakan hasil razia yang dilakukan sekolah cukup banyak menemukan dan penyitaan alat permainan Lato-Lato.

Langkah ini terpaksa diambil karena sudah ada 5 orang murid kelas 3 yang mengalami memar dan tangan merah akibat belum mahir memainkan lato-lato.

Sementara, Kepala Sekolah SDN Basirih Baru 8, Nasharuddin mengatakan sebelum keluarnya SE pihak sekolah sering melakukan razia dan menyita alat permainan lato-lato.

Dirinya merasa prihatin karena selain menimbulkan suara tek-tek yang keras dan menganggu, tidak jarang timbul keributan antar sis Bahkan pihaknya harus melerai keributan antar murid karena saling ejek dalam memainkan lato-lato.

Dosen FKIP Unlam, Reja Pahlevi mengatakan larangan permainan lato-lato oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sudah tepat, karena permainan yang populer ini memiliki sisi baik dan buruk.

Sisi buruknya, permainan lato-lato di sekolah dapat menganggu proses belajar dan mengajar karena siswa tidak fokus dalam belajar di ruang kelas.

Unsur positifnya kalau sesuai porsi dan waktu yang tepat permainan lato lato justru dapat menjauhkan dari kecanduan gadget dan game secara mobile. Selain itu dapat melatih sensor motorik siswa yang berguna untuk gerak tubuh.

Permainan lato-lato dapat memberikan dampak positif daripada negatif kalau dimainkan dalam waktu tepat dan tidak berlebihan.

Sementara, pedagang mainan di sekolah Ayu mengatakan larangan permainan tidak sama sekali menganggu mata pencarian dan kelangsungan usahanya.

Dirinya telah memberikan semacam rambu rambu dan menolak menjual alat permainan lato-lato saat murid masuk sekolah serta hanya mengijinkan menjual lato-lato kepada siswa saat pulang sekolah saja.

Permainan lato lato ini dinilainya agak berbahaya terutama untuk anak kecil dan siswa yang belum mahir.(SU)

 545 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!