DEPOT AMUNISI Rusia Hancur Dihantam Drone Ukraina

- Penulis

Minggu, 23 Juli 2023 - 23:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ukraina menyerang Crimea menggunakan drone yang menyebabkan depot amunisi milik Rusia hancur. (Foto: REUTERS/STRINGER)

Ukraina menyerang Crimea menggunakan drone yang menyebabkan depot amunisi milik Rusia hancur. (Foto: REUTERS/STRINGER)

SuarIndonesia — Ukraina menyerang Crimea menggunakan drone pada Sabtu (22/7/2023) waktu setempat. Akibatnya, depot amunisi milik Rusia hancur.

Berdasarkan laporan Reuters, gubernur wilayah yang diutus Rusia, Sergei Aksyonov, memutuskan untuk mengevakuasi penduduk yang tinggal di radius 5 kilometer dari pusat serangan.

Kementerian Kesehatan mengungkapkan ada 12 orang yang terluka dari serangan tersebut. Empat di antaranya kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, gubernur wilayah itu juga mengatakan menutup sementara jembatan yang menghubungkan semenanjung ke Rusia.

Di samping hal itu, tidak ada kerusakan lain atau korban jiwa yang timbul dari serangan tersebut.

Mengutip CNNIndonesia, Minggu (23/7/2023), Serangan ini terjadi lima hari berselang setelah Ukraina menyerang jembatan yang menghubungkan antara Rusia daratan dengan pulau Crimea.

“Musuh berupaya melancarkan serangan drone ke fasilitas-fasilitas infrastruktur di distrik Krasnnogvardeisky, Republik Crimea,” kata Sergei Aksyonov saat itu.

Setelah itu, Ukraina mengakui menjadi pihak yang melancarkan serangan di Crimea itu. Hal tersebut dibenarkan oleh seorang sumber anonim dari pihak militer Ukraina.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

“Serangan terhadap instalasi militer di wilayah Crimea yang diduduki sementara dilakukan oleh pasukan Ukraina,” kata seorang sumber militer, seperti diberitakan AFP pada Sabtu (22/7/2023).

Crimea sendiri menjadi salah satu serangan yang menjadi titik serang dalam perang Rusia-Ukraina yang sudah berlangsung 17 bulan dan dalam beberapa pekan terakhir serangan ini kian meningkat.

Crimea merupakan wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia pada 2014 dan dinyatakan oleh pemerintah Moskow sebagai wilayah merdeka. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18