DELAPAN Militan Kurdi Tewas Diserang Drone

- Penulis

Jumat, 6 Oktober 2023 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulan asap menjulang ke udara dari sebuah mobil yang terkena serangan drone Turki di wilayah Suriah. (North Press Agency/Handout via REUTERS)

Kepulan asap menjulang ke udara dari sebuah mobil yang terkena serangan drone Turki di wilayah Suriah. (North Press Agency/Handout via REUTERS)

SuarIndonesia — Turki melancarkan serangan drone yang menargetkan posisi militan Kurdi di wilayah Suriah bagian timur laut, setelah menyimpulkan bahwa pelaku bom bunuh diri di Ankara pada akhir pekan berasal dari Suriah. Sedikitnya delapan orang tewas dalam serangan drone Turki itu.

Seperti dikutip detikNews dari Reuters, Kamis (5/10/2023), sumber keamanan lokal Suriah menyebut dua orang tewas dalam serangan yang mengenai sebuah mobil di dekat fasilitas militer setempat dan enam orang lainnya tewas dalam serangan yang menghantam pos militer di dekat kota Amuda.

Otoritas Turki, Rabu (4/10/2023) waktu setempat, menegaskan bahwa semua fasilitas militan Kurdi di wilayah Suriah dan Irak menjadi target yang sah, setelah negara itu menyimpulkan dua pelaku serangan bom bunuh diri di depan gedung pemerintah di Ankara berasal dari Suriah.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pasukan yang didominasi YPG Kurdi dan didukung oleh Amerika Serikat (AS) dalam koalisi melawan ISIS, membantah para pelaku bom bunuh diri berasal dari wilayah yang mereka kuasai.

Kepala SDF, Mazloum Abdi, mengatakan pada Rabu (4/10/2023) waktu setempat bahwa Turki sedang mencari ‘dalih’ untuk terus menyerang wilayah-wilayah yang dikuasai SDF di Suriah.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki dan sekutu-sekutunya, sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri yang menewaskan dua orang di Ankara tersebut.

Ankara secara rutin melancarkan serangan udara terhadap milisi PKK di wilayah Irak bagian utara. Militer Turki juga melakukan beberapa serangan lintas perbatasan ke wilayah Suriah dengan YPG Kurdi sebagai targetnya.

Otoritas Turki menganggap YPG Kurdi juga sebagai kelompok teroris yang berafiliasi dengan PKK. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18