Suarindonesia – Danrem 101/Antasari, Kolonel Infantri (Inf) M Syech Ismed SE M Ham, disodori pertanyaan tentang bedah rumah prajurit atau anggota TNI.
Itu terlontar dari Risanta, salah satu reporter TV, pada silaturahmi dengan insan pers di Aula Makorem di Banjarmasin, Jumat (22/2).
Tentunya, selain program yang telah dilaksanakan Korem 101/Antasari terhadap rumah warga maupun pejuang veteran yang dinilai layak untuk dilakukan bedah tersebut serta telah dilasanakan selama ini pada sejumlah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel)
Risanta, mengaku miris ada melihat keluarganya ada dari kalangan TNI, yang ia nilai kalau tempat tinggal dihuni layak masuk progam bedah rumah yang dilaksanakan.
“Ada juga perumahan TNI yang saya nilai perlu dibenahi dengan alasan jauh berbeda apa dilihat dari tempat tinggal satuan lainnya,’’ ucap Risanta.
Terhadap itu, Kolonel Inf M Syech Ismed menjawab, kalau pihaknya tetap memperhatikan tempat tinggal prajurit, jika itu dinilai untuk dibedah.
”Karena program selama ini dilakukan bai warga yang memang membutuhkan untuk tempat tinggalnya dibedah. Tapi selanjutnya kita perhatikan,’’ tambahnya.
Sisi lain berbagai pertayaan juga terlontar dari kalangan wartawan kepada Komandan Korem 101/Antasari ini, hingga soal asal Kolonel Inf M Syech Ismed.
Itu terlontar pula, karena selain program bedah rumah, juga akan agendakan shalat subuh bersama secara bergiliran ke seluruh wilayah di Banua ini, tak lain untuk memakmurkan masjid.
“Saya sejak kecil di Riau terbiasa dibawa orang tua ke tempat ibadah. Dan ketika saya tugas di Kalsel, tak jauh berbeda kehidupan masyarakatnya yang agamis,’’ ucapnya.
“Saya shalat subuh berjemaah di beberapa masjid di sini, rame jemaahnya dan tak salah pula ajak jajaran Korem, untuk diagendakan bersama-sama shalat subuh.
Ini sudah disampaikan kepada seluruh Kodim di Kalsel. Ya satu minggu di satu masjid ke masjid lainnya lagi.
Anggota saya wajibkan untuk berkunjung ke tempat masjid-masjid guna ikut sholat berjamaah,’’ jelas Syech Ismed.
Setidaknya ucap danrem, dengan sama-sama berjemaah shalat subuh, akan lebih mendekatkan diri anggota kepada penciptanya serta kita selalu ada di tengah masyarakat,’’ imbuh danrem.
Di shalat subuh pula akan memberikan sumbangan maupun ditutup makan bersama di masjid.
“Ya, jadi nanti kita mengadakan sekitar 200 bungkus nasi di mana masjid yang kita turut berjemaah,’’ ucap danrem lagi.
Pada silaturahmi ini merupakan bentuk pengenalan visi dan misi danrem yang baru menjabat sebulan terakhir.
Ismed mengatakan dirinya sangat memerlukam pers dalam menyampaikan sejumlah program yang dia canangkan, diantaranya program Bedah Rumah yang akan dilakukan sebulan sekali di 13 Kab/Kota di Kalsel.

“Pers bagi saya adalah mitra yang harus bersinergi dalam mengamankan Banua, dan membangun daerah menjadi lebih baik. Mari kita saling bantu, dukung dan inghatkan,” kata Ismet, yang saat itu juga dihadiri tokoh pers Pangeran H Gusti Pangeran Rusdi Effendi.
Dipaparkan pula, dalam waktu dekat pihaknya akan segera turun melakukan program pemerintah yakni TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di dya Kabupaten yakni Pelaihari dan Tanjung yang akan dimulai pada 26 Febuari 2019.
Selain itu, pihaknya sudah ada beberapa program dilakukan seperti Swasembada Pangan dan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), lalu dalam waktu dekat akan melaksanakan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Tanjung Kabupaten Tabalong.
“Tentu silaturhami tidak terhenti disini. Pastinya kami akan terus bersinergi dengan insan pers di berbagai program berbentuk sosial, seperti mengamankan Pemilu serentak yang berlangsung 17 April 2019.
Dan saya juga menerima masukan dari insan pers agar terwujudnya komunikasi dua arah yang sinkronisasi antara TNI dan wartawan sebagai pengelola pemberitaan yang akurat.
“Harapan saya memberikan masukan yang baik kepada kami.
Kami menerima masukan apa saja yang harus Korem lakukan,’’ ujarnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















