DABAI dan Asam Keranji Buah Khas Kalbar Curi Perhatian Pasar Internasional

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dabai, buah hutan khas Kalbar. (Foto: Istimewa)

Dabai, buah hutan khas Kalbar. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Dua buah hutan khas Kalimantan Barat (Kalbar), Dabai dan Asam Keranji, mulai mencuri perhatian pasar internasional. Melalui pintu gerbang PLBN Jagoi Babang, di Kabupaten Bengkayang, komoditas lokal ini rutin dikirim ke Pasar Serikin, Sarawak, Malaysia.

Sejak awal Januari hingga pertengahan Februari 2026, buah dabai mendominasi pengiriman. Total volume yang diekspor mencapai 9.990 kilogram dengan nilai Rp 114.356.000 dalam 72 kali frekuensi pengiriman.

Sementara itu, asam keranji yang kerap diburu menjelang perayaan Imlek mencatatkan volume 2.066 kilogram dengan nilai Rp 14.446.600 dalam 30 kali pengiriman.

“Permintaan meningkat seiring musim perayaan yang identik dengan sajian buah-buahan khas,” kata Penanggung Jawab Satuan Pelayanan PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Dabai dikenal dengan kulit hitam pekat dan daging buah berwarna kuning lembut. Cara menikmatinya pun unik, yakni direndam dalam air hangat hingga teksturnya lunak, kemudian disantap dengan taburan garam atau gula. Sensasi gurih dan legit menjadi daya tarik tersendiri.

Asam Keranji, buah hutan khas Kalbar. (Foto: Istimewa)

Sedangkan Asam Keranji memiliki cangkang keras namun rapuh, dengan rasa asam-manis menyegarkan di dalamnya. Buah musiman ini kerap menjadi camilan favorit masyarakat perbatasan hingga mancanegara.

Baca Juga :   FESTIVAL Mancing Ngabuburit

Noval mengatakan, tren ini menjadi bukti produk lokal Kalbar mampu bersaing di pasar global. “Geliat ekspor ini adalah bukti kualitas produk kita diakui dunia,” ujarnya.

Di balik geliat ekspor tersebut, lanjut Noval, tentu ada peran Karantina Kalbar dalam memastikan setiap komoditas memenuhi standar sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Setiap pengiriman melalui pemeriksaan administratif dan fisik di pintu keluar,” tutur Noval dilansir dari detikKalimantan.

Petugas memastikan buah bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) serta memenuhi persyaratan negara tujuan.

Sertifikat karantina yang diterbitkan menjadi “paspor kesehatan” resmi agar produk aman dan lancar menembus pasar luar negeri. Maka ia mengimbau para eksportir untuk selalu mendaftarkan media pembawanya ke Karantina.

“Jangan takut, karena prosesnya mudah, transparan, dan kami siap melakukan pendampingan hingga produk Anda layak terbang ke pasar global,” ujar Noval. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
PEMPROV KALSEL Kembali Dapatkan Predikat Opini WTP ke 13 dari BPK RI, Begini Penegasan Gubernur
HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
SOAL BBM BERSUBSIDI, Pansus DPRD Kalsel Dalami Informasi dari Organda dan ALFI/ILFA
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca