140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala BRMP Kalsel Dr Wahida Annisa Yusuf saat monitoring penyediaan benih kelapa dalam yang akan dibagikan ke daerah penerima manfaat. (Foto: Antara/Firman)

Plt Kepala BRMP Kalsel Dr Wahida Annisa Yusuf saat monitoring penyediaan benih kelapa dalam yang akan dibagikan ke daerah penerima manfaat. (Foto: Antara/Firman)

SuarIndonesia — Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini menyalurkan sebanyak 140 ribu butir benih kelapa dalam di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai bantuan pemerintah untuk pengembangan kawasan perkebunan buah kelapa.

“Sebanyak 140.000 butir benih kelapa dalam ini untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan kelapa seluas 1.100 hektare,” kata Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel) Dr Wahida Annisa Yusuf di Banjarbaru, Jumat (12/6/2026).

Dia menjelaskan bantuan dialokasikan untuk dua kabupaten, yaitu Kabupaten Barito Kuala seluas 600 hektare yang tersebar di Kecamatan Jejangkit, Tamban, dan Tabunganen, serta Kabupaten Tanah Bumbu seluas 500 hektare di Kecamatan Satui.

“CV Mandiri Putra telah menyiapkan seluruh kebutuhan benih sesuai jumlah yang ditetapkan,” tutur Annisa Yusuf dilansir dari AntaraKalsel.

Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 70.000 butir benih berasal dari Kalimantan Selatan, yakni dari Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sementara 70.000 butir benih lainnya didatangkan dari penangkar benih di Jawa Tengah.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Untuk memastikan proses penyediaan benih berjalan sesuai rencana, BRMP Kalsel pun telah melakukan monitoring sehingga penyaluran bantuan dapat terlaksana tepat waktu dan mendukung pengembangan komoditas kelapa di daerah penerima manfaat.

Kelapa dalam adalah varietas kelapa tradisional berbatang tinggi mencapai 15 hingga 30 meter yang mulai berbuah pada umur 6 hingga 8 tahun dan dapat hidup hingga 100 tahun.

Varietas ini menjadi tulang punggung produksi kopra dan minyak kelapa, serta banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku santan dan gula merah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca