SuarIndonesia — Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini menyalurkan sebanyak 140 ribu butir benih kelapa dalam di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai bantuan pemerintah untuk pengembangan kawasan perkebunan buah kelapa.
“Sebanyak 140.000 butir benih kelapa dalam ini untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan kelapa seluas 1.100 hektare,” kata Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel) Dr Wahida Annisa Yusuf di Banjarbaru, Jumat (12/6/2026).
Dia menjelaskan bantuan dialokasikan untuk dua kabupaten, yaitu Kabupaten Barito Kuala seluas 600 hektare yang tersebar di Kecamatan Jejangkit, Tamban, dan Tabunganen, serta Kabupaten Tanah Bumbu seluas 500 hektare di Kecamatan Satui.
“CV Mandiri Putra telah menyiapkan seluruh kebutuhan benih sesuai jumlah yang ditetapkan,” tutur Annisa Yusuf dilansir dari AntaraKalsel.
Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 70.000 butir benih berasal dari Kalimantan Selatan, yakni dari Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Sementara 70.000 butir benih lainnya didatangkan dari penangkar benih di Jawa Tengah.
Untuk memastikan proses penyediaan benih berjalan sesuai rencana, BRMP Kalsel pun telah melakukan monitoring sehingga penyaluran bantuan dapat terlaksana tepat waktu dan mendukung pengembangan komoditas kelapa di daerah penerima manfaat.
Kelapa dalam adalah varietas kelapa tradisional berbatang tinggi mencapai 15 hingga 30 meter yang mulai berbuah pada umur 6 hingga 8 tahun dan dapat hidup hingga 100 tahun.
Varietas ini menjadi tulang punggung produksi kopra dan minyak kelapa, serta banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku santan dan gula merah. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















