FESTIVAL Mancing Ngabuburit

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bupati Sujiwo ikut memancing pada festival memancing ngabuburit yang dilaksanakan di depan Kantor Bupati Kubu Raya, Jl Ahmad Yani 2, Sungai Raya, Jumat (20/2/2026). (Dok Prokopim Kubu Raya)

Bupati Sujiwo ikut memancing pada festival memancing ngabuburit yang dilaksanakan di depan Kantor Bupati Kubu Raya, Jl Ahmad Yani 2, Sungai Raya, Jumat (20/2/2026). (Dok Prokopim Kubu Raya)

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menggelar Festival Mancing sambil Ngabuburit di kawasan Kantor Bupati Kubu Raya, sebagai media edukasi pemanfaatan pekarangan rumah dan apresiasi kepada para mancing mania di kabupaten itu.

“Kegiatan ini sengaja saya gelar di parit depan kantor bupati sebagai bagian dari rangkaian aktivitas menyemarakkan bulan suci Ramadan. Kita juga sambil mengedukasi warga, bahwa dengan lahan yang ada bisa dimaksimalkan untuk menambah penghasilan dan pangan warga,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Sungai Raya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, festival mancing tersebut akan dilaksanakan setiap hari selama Ramadan dengan kuota peserta sebanyak 50 orang per hari dan terbuka untuk umum.

“Peserta dapat mengikuti kegiatan menjelang waktu berbuka puasa,” tutur Sujiwo dilansir dari AntaraNews.

Bupati Sujiwo mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai sarana hiburan dan kebersamaan masyarakat selama Ramadan, sekaligus menghidupkan suasana kawasan perkantoran agar lebih terbuka dan interaktif bagi warga.

Baca Juga :   IBU dan Balitanya Tewas dengan Tubuh Terikat di Hutan

Menurut dia, konsep ngabuburit melalui kegiatan mancing dipilih karena sederhana, merakyat, dan dapat diikuti berbagai kalangan, sehingga mendorong partisipasi masyarakat.

Panitia pelaksana menyiapkan mekanisme pendaftaran harian bagi peserta serta pengaturan teknis di lokasi untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan.

Selain menjadi ajang rekreasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui aktivitas santai bernuansa Ramadan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
JEPANG Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:07

BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca