CIPTAKAN Disiplin Prajurit TNI Melalui Yustisi POM

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha.  (ANTARA/HO-dokumen Humas Pendam VI/Mulawarman)

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha. (ANTARA/HO-dokumen Humas Pendam VI/Mulawarman)

SuarIndonesia — Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman menciptakan disiplin prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer (POM) 2025.

“Kami tingkatkan ketaatan hukum di lingkungan TNI dan ciptakan prajurit yang disiplin, serta profesional,” ujar Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur Selasa (11/2/2025).

“Juga berintegritas dalam jalankan tugasnya sebagai benteng pertahanan negara,” tambahnya.

Strategi pelaksanaan operasi tersebut dilakukan secara terbuka dan tertutup untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, lanjut dia, serta disiplin dan ketaatan hukum ditegakkan di seluruh lingkungan TNI.

Untuk memastikan efektivitas dan penegakan hukum yang maksimal, juga melakukan kolaborasi denah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait.

Kemudian sebanyak 359 personel POM TNI diterjunkan, terdiri dari 265 personel POM Angkatan Darat (AD), 69 personel POM Angkatan Laut (AL), dan 61 personel POM Angkatan Udara (AU).

“Kami lakukan operasi itu dari 1 Januari 2025 dan berakhir 31 Desember 2025, di wilayah teritorial Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan,” jelas Pangdam.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Polisi Militer TNI harus menjadi teladan menegakkan hukum secara profesional, adil, transparan, dan akuntabel, tegas dia lagi, sejalan dengan program Asta Cita kepala negara yang menempatkan reformasi hukum sebagai salah satu prioritas nasional.

Operasi mengedepankan aspek edukatif, preventif, serta persuasif, lanjut dia, sehingga prajurit TNI memiliki kesadaran tinggi untuk patuh pada hukum dan peraturan.

TNI dipastikan tetap menjadi garda terdepan menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan tidak menyalahgunakan kekuatan yang dimiliki.

Operasi yang dilakukan sebagai bentuk komitmen Kodam VI/Mulawarman dalam menegakkan disiplin, hukum, dan tata tertib di lingkungan TNI, tutur Rudy Rachmat Nugraha dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
PENYEMPROTAN Eco-Enzyme Tekan Polusi Udara
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca