BPSDM Latih 30 ASN Bahasa Isyarat

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi (berdiri). (Foto: ANTARA/HO-BPSDM Kaltim)

Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi (berdiri). (Foto: ANTARA/HO-BPSDM Kaltim)

SuarIndonesia — Badan Peningkatan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur melatih 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) bahasa isyarat sebagai bentuk layanan prima kepada warga negara, termasuk kaum difabel yang tidak semua orang memahami kebutuhan mereka.

“Sebanyak 30 ASN ini berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), namun yang paling banyak dari Dinas Sosial yang berjumlah sembilan orang,” kata Kepala BPSDM Provinsi Kaltim Nina Dewi di Samarinda, Selasa (17/6/2025).

Kemudian dari Dinas Kesehatan tiga orang, Badan Kesbangpol satu orang, Rumah Sakit Mata satu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi tiga, Dinas ESDM dua, RSUD Aji Muhammad Salehuddin dua, dan Satpol PP empat orang.

Kemudian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dua orang, Dinas Lingkungan Hidup satu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan satu, serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida/Balitbangda) satu orang.

Pelatihan ini, lanjut Nina, digelar selama tiga hari atau 27 jam pelajaran (JP) hingga Rabu (18/6/2025).

Nina Dewi melanjutkan, pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis BPSDM Kaltim dalam mendukung pengembangan kompetensi ASN, khususnya untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan individu dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Pelatihan bahasa isyarat merupakan bentuk komitmen inklusifitas pelayanan publik, untuk memastikan bahwa warga difabel juga mendapatkan pelayanan yang setara dan bermartabat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kewajiban setiap PNS mengikuti pengembangan kompetensi minimal 20 JP dalam setahun. Sedangkan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), pelatihan pengembangan kompetensi maksimal 24 JP setahun.

Baca Juga :   VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

“Pengembangan kompetensi ASN bukan kegiatan sekali selesai, tetapi merupakan proses yang terus berkelanjutan,” ujar Nina Dewi, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Ia juga mengatakan bahwa selain pelatihan bahasa isyarat, dalam pembukaan Senin (16/6) juga dirangkai dengan pembukaan untuk empat pelatihan lain, yakni pelatihan Public Speaking and Effective Communication Skill, pelatihan Penyusunan Anilisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

Kemudian pelatihan Investigasi dan Keselamatan Kerja bagi Pejabat Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan; dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan bagi Pejabat Fungsional Arsiparis dan Pengelola Arsip Keuangan.

“Total ada 150 peserta yang mengikuti lima pelatihan ini. Kelima jenis pelatihan ini memiliki urgensi dan relevansi masing-masing dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan SDM aparatur, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12

GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)(tengah) memberikan keterangan seusai memimpin rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)

Bisnis

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:01

Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di lingkungan BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Headline

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca