BMKG Beri Peringatan Dini Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

- Penulis

Selasa, 25 Desember 2018 - 11:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: ANTARA FOTO/Jojon

Suarindonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait adanya potensi gelombang tinggi di seluruh perairan Indonesia. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter.

Potensi itu disebut BMKG disebabkan adanya pola kecepatan angin di sejumlah wilayah. Imbasnya, gelombang tinggi diprediksi bakal mencapai area pantai sejumlah wilayah dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan timur Lampung, Laut Jawa bagian barat, Laut Sulawesi, perairan utara Halmahera hingga Papua,” ujar keterangan tertulis resmi dari BMKG yang diautentikasi Kepala Sub Bidang Analisa dan Prediksi Meteorologi Maritim BMKG Zairo Hendrawan, Selasa (25/12/2018).

Potensi gelombang tinggi itu disebut BMKG terjadi sejak 24 Desember 2018 hingga 27 Desember 2018 sekitar pukul 07.00 WIB. Tingginya gelombang yang mencapai daratan diperkirakan bervariasi mulai dari 1,25 meter hingga 4 meter.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar,” imbuhnya.

Selain itu, BMKG juga mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di pesisir atau area pantai yang berisiko terdampak gelombang tinggi tersebut. Berikut wilayah-wilayah yang disebut BMKG berpeluang terkena potensi gelombang tinggi tersebut:

a. Berpotensi terjadi gelombang tinggi 1,25 meter sampai 2,5 meter:

– Perairan utara Sabang;
– Perairan Sabang-Banda Aceh;
– Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai;
– Perairan Enggano-Bengkulu hingga barat Lampung;
– Samudera Hindia Barat Sumatera;
– Selat Sunda Bagian Selatan;
– Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba;
– Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan;
– Selat Sumba Bagian Barat;
– Perairan Pulau Sawu hingga Pulau Rote-Kupang;
– Laut Timor Selatan NTT;
– Laut Sawu hingga Selat Ombai;
– Perairan Selatan Flores;
– Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT;
– Laut Natuna Bagian Utara;
– Perairan Utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
– Laut Jawa Bagian Barat;
– Laut Floresp;
– Perairan Kepulauan Baubau-Kepulauan Wakatobi;
– Laut Arafuru;
– Laut Banda Bagian Utara;
– Perairan Selatan Ambon;
– Perairan Selatan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar;
– Perairan Kepulauan Kei-Aru;
– Peraiaran Fakfak-Kaimana;
– Peraiaran Amamapare-Agats;
– Laut Selawesi;
– Perairan Utara Sulawesi;
– Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud;
– Perairan Bitung-Manado;
– Laut maluku Bagian Utara;
– Perairan Halmahera;
– Laut Halmahera;
– Perairan Rajaampat; dan
– Perairan Utara Jayapura-Sarmi.

Baca Juga :   KPK: RUU Perampasan Aset Penting bagi Indonesia

b. Berpotensi terjadi gelombang tinggi 2,5 meter sampai 4 meter:

– Perairan utara Manokwari;
– Perairan utara Biak; dan
– Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua. (detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca