BANJIR ROB Rendam Kubah Habib Basirih

Bagikan :
BANJIR ROB Rendam Kubah Habib Basirih

SuarIndonesia — Banjir ROB yang terjadi di Kota Banjarmasin beberapa hari belakangan ini rupanya tidak hanya merendam jalanan dan permukiman warga.

Pasalnya, dari pantauan awak media, banjir yang terjadi akibat terjadinya fase pasang tinggi permukaan Sungai Martapura itu juga sampai merendam kubah makam Habib Hamid Bin Abbas Al-Bahasyim atau yang dikenal sebagai Habib Basirih.

Di kawasan wisata religi yang berlokasi di Jalan Keramat Basirih, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat itu terendam cukup parah dengan ketinggian sebetis orang dewasa.

 

BANJIR ROB Rendam Kubah Habib Basirih (2)

 

Bahkan, saat awak media mencoba mendatangi ke lokasi, ketinggian air sampai membuat mesin sepeda motor matic yang dipakai wartawan terendam dan hampir mogok. Kondisi itu terjadi pada Rabu (10/11/2021) dini hari sekitar pukul 1.25 WITA.

Tidak hanya itu, air pasang juga sampai masuk ke dalam Kubah Habib Basirih. Padahal kubah makam ulama ternama di Bumi Lambung Mangkurat ini sudah diberi pembatas di setiap sisi dan pintu masuknya.

Benar saja, kondisi tersebut terjadi lantaran lokasi Kubah Habib Basirih yang tepat berada di tepi Sungai Martapura.

Rudi, Salah seorang Relawan Al-Muhajirin, yang saat itu tengah sibuk menimba air dari dalam kubah sekaligus membersihkan lantai dari endapan lumpur menceritakan, kondisi air pasang ini sudah beberapa hari terjadi.

 

Baca Juga

SENTRA ANTASARI, Lantai 1 Pasar Selalu Banjir dan Bau Ketika Diguyur Hujan
BERSIAP jika Terjadi Bencana, Terutama Banjir di Kalsel

 

“Naiknya air tadi jam 23.30 WITA. Namun ini ada penurunan sedikit, jadi relawan melakukan pembersihan di Kubah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketinggian air pasang setiap malamnya bervariasi. Namun malam tadi ujarnya, ketinggian air termasuk cukup tinggi.

“Untuk malam ini sampai kedalam Kubah sudah. Sebelumnya tidak pernah sampai ke dalam. Jadi ini cukup tinggi,” bebernya.

Karena itu, ia mengimbau bagi para peziarah yang berasal dari Banjarmasin maupun luar Banjarmasin untuk melaksanakan ziarah di Kubah Habib Basirih pada siang hari.

“Karena jam 10 malam biasanya air akan naik,” ingatnya.

Banjir akibat pasang tinggi air sungai ini tidak hanya merendam kawasan Kelurahan Basirih. Pasalnya berdasarkan data BPBD Kota Banjarmasin, luapan air sungai juga merendam 11 wilayah lainnya.

Kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat yakni Jl.Jafri Zam-zam, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Pembangunan Ujung, Kel. Kuin Cerucuk dengan ketinggian air 40 cm, Jl.Kuin, Kelurahan Kuin Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

 

 

Masih di Banjarmasin Barat yakni kawasan Jl.Simpang Anem, Kelurahan Belitung Utara dengan ketinggian air dari 30-40 cm, Jl.Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Sutoyo S Gg.20, Kelurahan Teluk Dalam, dengan ketinggian air dari 30-40 cm, dan Jl.Belitung Gg.Tunas Baru, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-40 cm

Di kawasan Banjarmasin Tengah yakni Jl.Rawasari Komp. Citra Sari, Kelurahan Teluk Dalam, dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Kemudian, di Kecamatan Banjarmasin Selatan yakni di Jl.9 Oktober, Kelurahan Pekauman dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Kelayan B, Kelurahan Kelayan Timur dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Kemudian di Kecamatan Banjarmasin Utara, yakni di Jl.Pangeran, Kelurahan Pangeran, dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji mengatakan, kondisi ini akan dialami hingga 3 hari ke depan.

“Dan kemungkinan prediksinya agak tinggi dan bervariatif. Kalau perhitungannya bisa 3 hari ke depan,” ungkapnya saat ditemui awak media di Kantor BPBD Kota Banjarmasin, Selasa, (9/11/2021) tadi.

Ia mengatakan, air pasang ROB ini sering terjadi di pertengahan bulan, dan pengaruh gravitasi bulan.

Diketahui, dari hasil pemantauan pihaknya, air pasang diperkirakan akan terus naik hingga beberapa hari ke depan.

Naiknya debit air sungai itu pun, pihaknya mengimbau agar warga agar selalu siaga. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiagakan armada air yang akan digunakan jika diperlukan dalam menghadapi banjir. (SU)

 307 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

1 Comment

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!