BANJIR ROB Rendam Kubah Habib Basirih

- Penulis

Kamis, 11 November 2021 - 00:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Banjir ROB yang terjadi di Kota Banjarmasin beberapa hari belakangan ini rupanya tidak hanya merendam jalanan dan permukiman warga.

Pasalnya, dari pantauan awak media, banjir yang terjadi akibat terjadinya fase pasang tinggi permukaan Sungai Martapura itu juga sampai merendam kubah makam Habib Hamid Bin Abbas Al-Bahasyim atau yang dikenal sebagai Habib Basirih.

Di kawasan wisata religi yang berlokasi di Jalan Keramat Basirih, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat itu terendam cukup parah dengan ketinggian sebetis orang dewasa.

 

BANJIR ROB Rendam Kubah Habib Basirih (2)

 

Bahkan, saat awak media mencoba mendatangi ke lokasi, ketinggian air sampai membuat mesin sepeda motor matic yang dipakai wartawan terendam dan hampir mogok. Kondisi itu terjadi pada Rabu (10/11/2021) dini hari sekitar pukul 1.25 WITA.

Tidak hanya itu, air pasang juga sampai masuk ke dalam Kubah Habib Basirih. Padahal kubah makam ulama ternama di Bumi Lambung Mangkurat ini sudah diberi pembatas di setiap sisi dan pintu masuknya.

Benar saja, kondisi tersebut terjadi lantaran lokasi Kubah Habib Basirih yang tepat berada di tepi Sungai Martapura.

Rudi, Salah seorang Relawan Al-Muhajirin, yang saat itu tengah sibuk menimba air dari dalam kubah sekaligus membersihkan lantai dari endapan lumpur menceritakan, kondisi air pasang ini sudah beberapa hari terjadi.

 

Baca Juga

SENTRA ANTASARI, Lantai 1 Pasar Selalu Banjir dan Bau Ketika Diguyur Hujan
BERSIAP jika Terjadi Bencana, Terutama Banjir di Kalsel

 

“Naiknya air tadi jam 23.30 WITA. Namun ini ada penurunan sedikit, jadi relawan melakukan pembersihan di Kubah,” ungkapnya.

Menurutnya, ketinggian air pasang setiap malamnya bervariasi. Namun malam tadi ujarnya, ketinggian air termasuk cukup tinggi.

“Untuk malam ini sampai kedalam Kubah sudah. Sebelumnya tidak pernah sampai ke dalam. Jadi ini cukup tinggi,” bebernya.

Karena itu, ia mengimbau bagi para peziarah yang berasal dari Banjarmasin maupun luar Banjarmasin untuk melaksanakan ziarah di Kubah Habib Basirih pada siang hari.

“Karena jam 10 malam biasanya air akan naik,” ingatnya.

Banjir akibat pasang tinggi air sungai ini tidak hanya merendam kawasan Kelurahan Basirih. Pasalnya berdasarkan data BPBD Kota Banjarmasin, luapan air sungai juga merendam 11 wilayah lainnya.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat yakni Jl.Jafri Zam-zam, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Pembangunan Ujung, Kel. Kuin Cerucuk dengan ketinggian air 40 cm, Jl.Kuin, Kelurahan Kuin Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

 

 

Masih di Banjarmasin Barat yakni kawasan Jl.Simpang Anem, Kelurahan Belitung Utara dengan ketinggian air dari 30-40 cm, Jl.Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Sutoyo S Gg.20, Kelurahan Teluk Dalam, dengan ketinggian air dari 30-40 cm, dan Jl.Belitung Gg.Tunas Baru, Kelurahan Belitung Selatan dengan ketinggian air dari 20-40 cm

Di kawasan Banjarmasin Tengah yakni Jl.Rawasari Komp. Citra Sari, Kelurahan Teluk Dalam, dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Kemudian, di Kecamatan Banjarmasin Selatan yakni di Jl.9 Oktober, Kelurahan Pekauman dengan ketinggian air dari 20-30 cm, Jl.Kelayan B, Kelurahan Kelayan Timur dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Kemudian di Kecamatan Banjarmasin Utara, yakni di Jl.Pangeran, Kelurahan Pangeran, dengan ketinggian air dari 20-30 cm.

Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji mengatakan, kondisi ini akan dialami hingga 3 hari ke depan.

“Dan kemungkinan prediksinya agak tinggi dan bervariatif. Kalau perhitungannya bisa 3 hari ke depan,” ungkapnya saat ditemui awak media di Kantor BPBD Kota Banjarmasin, Selasa, (9/11/2021) tadi.

Ia mengatakan, air pasang ROB ini sering terjadi di pertengahan bulan, dan pengaruh gravitasi bulan.

Diketahui, dari hasil pemantauan pihaknya, air pasang diperkirakan akan terus naik hingga beberapa hari ke depan.

Naiknya debit air sungai itu pun, pihaknya mengimbau agar warga agar selalu siaga. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiagakan armada air yang akan digunakan jika diperlukan dalam menghadapi banjir. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca