ANTAR Barang Harapan Terakhir Ojol, Bila PSBB Larang Bawa Penumpang

- Penulis

Kamis, 23 April 2020 - 22:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Taufiqurrahman tak begitu kaget mendengar kabar bahwa ojek online (Ojol) dilarang membawa penumpang saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin diberlakukan.

Ia rupanya sudah begitu pasrah dengan keadaan. Sejak pandemi Covid – 19 atau virus corona melanda, penghasilan dari ngojek online menurun drastis. Orderan menurun hingga 60 – 70 persen.

Sebelumnya pandemi terjadi ia bisa menarik penumpang hingga sepuluh orang. Itu sebelum sekolah diliburkan, dan pegawai atau karyawan diminta untuk kerja di rumah. Sekarang, bisa dapat orderan banyak hanya angan-angan dan harapan.

“Kalau sekarang dapat empat saja sudah untung,” ungkapnya yang sudah jadi Ojol hampir tiga tahun terakhir ini, Kamis (23/04/2020).

Alhasil penghasilannya pun merosot. Ia mengaku, sebelum pandemi bisa mengantongi hingga Rp 250 ribu sehari itu pun kalau sedang apes-apesnya. Sedang sekarang hanya sekitar Rp 100 ribu. “Itupun susahnya minta ampun,” keluhnya.

Ia mengaku sudah mendengar kabar bahwa Ojol tak diperbolehkan narik penumpang saat PSBB diberlakukan. Taufiq tak begitu kaget mendengarnya. Pasalnya, sebelum adanya pelarangan, tarikan penumpang sudah menurun drastis.

Saat ini harapan terakhir para Ojol untuk mendapat penghasilan hanya di angkutan barang. Sedang mengantar orang untuk sementara dikubur dalam-dalam.

Baca Juga :   BANK KALSEL Bantu Modal UKM Batola Gerobak Barakah

“Tak ada PSBB saja orderan penumpang sudah turun drastis. Sekarang yang diharapkan hanya mengantar makanan atau barang,” katanya.

Di sisi lain ada sesuatu yang mengganjal, yaitu soal kebijakan perusahaan. Ia menyayangkan larangan mengangkut orang ini tak disertai kebijakan dari perusahaan yang menonaktifkan fitur tersebut.

Taufik menghendaki agar fitur angkutan orang seyogyanya dinonaktifkan selama PSBB diberlakukan. Pasalnya, jika fitur yang ada di aplikasi itu tetap jalan tentu sangat merugikan Ojol sendiri.

Ia menjelaskan, mereka tentunya akan rugi jika sampai menolak orderan. Sebab itu akan berpengaruh dengan pion yang selama ini menjadi keuntungan Ojol.

“Fitur itu di aplikasi customer itu masih ada. Soalnya kami bingung mau menolaknya jika ada orderan. Kalau kami tolak maka poin kami malah berkurang,” jelasnya.

Ia pun meminta kepada perusahaan Ojol untuk membuat kebijakan terkait penonaktifan fitur pengantaran orang tersebut. Agar kerugian yang mereka dapatkan tak semakin besar.

“Maunya itu fitur itu selama PSBB dihapus dulu, setidaknya dinonaktifkan,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu
PEMBINAAN Mental Spiritual ASN Sekretariat DPRD Kalsel
SEORANG PRIA TERGELETAK Tak Bernyawa dengan Mulut Berbusa di Halaman Masjid

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca